Kontroversi Limbah PT RUM

3 Hari Demo Tidak Ada Hasil, Warga Terdampak Limbah PT RUM Kembali Demo di Pabrik

Ratusan warga terdampak limbah PT RUM kembali melakukan aksi demo di depan pabrik PT RUM, di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jumat (20/12/2019).

3 Hari Demo Tidak Ada Hasil, Warga Terdampak Limbah PT RUM Kembali Demo di Pabrik
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Ratusan demonstran saat menggelar aksi demo di depan pabrik PT RUM, di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jumat (20/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ratusan warga terdampak limbah PT RUM kembali melakukan aksi demo di depan pabrik PT RUM, di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jumat (20/12/2019).

Menurut koordinator aksi, Herman, aksi demo ini kembali digelar lantaran warga merasa belum ada perubahan seusai demo selama tiga hari pada Selasa-Kamis (10-12/12/2019) lalu.

"Setelah demo kemarin hingga hari ini, tidak ada perubahan, warga masih mencium bau, sehingga warga berinisiatif menggelar demo lagi," katanya.

Warga Sempat Kaget saat Melihat Spanduk Berloga Kemenhan dan Logo TNI di Depan Pabrik PT RUM

Dia juga menyangkan saat demo selama tiga hari itu, tidak ada perwakilan dari PT RUM yang menemui demonstran.

Herman menuturkan manajemen PT RUM mengundang perwakilan warga untuk melakukan audiensi di Sritex pada Rabu (18/12/2019).

"Saat audiensi tidak membuahkan hasil, perwakilan warga walkout," imbuhnya.

Rencananya, warga akan melakukan aksi demo di depan Pabrik PT RUM selama dua hari berturut-turut.

Kemenhan Akan Kirim Surat Teguran Untuk PT RUM Terkait Pemasangan Logo di Depan Pabrik saat Ada Demo

Pada demo kali ini, warga mendesak Bupati untuk membekukan ijin operasional PT RUM.

"Bupati Sukoharjo dan PT RUM harus mematuhi dan menjalankan SK Nomor 660.1/207 tahun 2018, dan naikkan sanksi administrasi bagi PT RUM," tegasnya.

Selain itu, demonstran juga mendesak Kepolisian Resor Sukoharjo mengusut pidana pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT RUM.

Warga meminta aparat TNI-POLRI berhenti mengintimidasi warga terdampak PT RUM dan unsur solidaritas. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved