Mitos atau Fakta: Menonton TV saat Hujan Deras Bisa Tersambar Petir?
Menurut kepercayaan masyarakat ada beberapa hal yang menyebabkan orang bisa tersambar petir, misalnya karena berkaca, menggunakan telepon genggam, dan
TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah wilayah di Indonesia kini memasuki musim penghujan.
Tak jarang hujan turun disertai angin kencang dan petir.
Saat musim penghujan seperti ini, masyarakat harus tetap waspada.
Waspada terhadap bencana hujan, angin, atau petir sekalipun.
Belakangan banyak kasus orang tersambar petir saat hujan deras.
Menurut kepercayaan masyarakat ada beberapa hal yang menyebabkan orang bisa tersambar petir, misalnya karena berkaca, menggunakan telepon genggam, dan menonton televisi.
Melansir Kompas.com berjudul "Mitos atau Fakta: Main Ponsel, Nonton TV, dan Berkaca Bikin Tersambar Petir?" Tayang Jumat (20/12/2019),
Peneliti Petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Dipl Ing Ir Reynaldo Zoro menjelaskan mitos dan fakta tersebut :
• Berteduh di Gubuk Sawah, Pasangan Suami Istri Ini Malah Disambar Petir hingga Suami Tewas
• Seorang Siswa SD di Sumatera Ini Tewas Tersambar Petir saat Berteduh di Bawah Pohon Setelah Bermain
1. Berkaca
Salah satu hal yang dipercaya oleh masyarakat adalah tidak boleh berkaca di rumah maupun di luar rumah saat hujan dan petir karena bisa membuat orang yang berkaca tersambar oleh petir.
Ternyata, hal ini hanyalah mitos.
Dijelaskan oleh Zoro, bahwa berkaca di dalam rumah boleh saja dilakukan meski sedang ada petir.
"Kalau di luar rumah atau di tempat terbuka, berkaca atau enggak, ya bisa saja kena sambar petir," kata dia.
Hal itu, ujar Zoro, bisa terjadi karena faktor risiko penghantar energi petir lainnya, bukan karena kacanya.
2. Menonton Televisi (TV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-petir-menyambar_20160731_134638.jpg)