Waspada, Ada Bandar Narkoba dari 10 Negara Incar Solo, BNNP Sebut Pintu Masuk Peredaran di Jateng

Baru-baru ini Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah menyelidiki penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang yang dianggap kian masif

Waspada, Ada Bandar Narkoba dari 10 Negara Incar Solo, BNNP Sebut Pintu Masuk Peredaran di Jateng
pixabay
jenis narkoba sabu 

TRIBUNSOLO.COM - Pengedaran narkoba di kalangan milenial kini semakin masif.

Banyak masyarakat umum hingga artis muda yang harus terjerat dalam kasus ini.

Sudah Kantongi Nama Pemain Baru Lagi, Pelatih Persis Solo Masih Rahasiakan Namanya

Baru-baru ini Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah menyelidiki penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang yang dianggap kian masif melalui Kota Solo.

Penyelundupan narkoba tersebut diduga dilakukan oleh bandar narkoba dari 10 negara yakni Tiongkok, Malaysia, beberapa negara Eropa, Pakistan, Jerman, Polandia, Iran, Taiwan, Thailand dan Nigeria.

Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dengan menerjunkan para personelnya untuk razia secara intensif di area Kota Solo.

"Solo target kita tahun depan untuk menggencarkan operasi pekat. Sebab, dari penelusuran yang kita lakukan selama ini, ternyata ada bandar narkoba dari 10 negara yang ingin masuk lewat Solo," ujar Benny, saat di kantornya, kawasan Madukoro, Semarang Barat, Senin (23/12/2019).

Selain Solo, lanjut Benny, personelnya juga mendeteksi Kabupaten Jepara memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. Sebab, akses pelabuhannya sulit dijangkau.

"Begitu pula dengan Kota Pekalongan dan Cilacap. Di situ jadi pintu masuk penyelundupan narkoba. Karena para bandar sering memanfaatkan jalur tikus di sana untuk mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah. Apalagi di situ juga ada pelabuhan-pelabuhan yang sangat jauh dengan jangkauan kita," jelas Benny.

Tersandung Masalah Narkoba, Aktris Jepang Erika Sawajiri Akui Telah Gunakan Narkoba Selama 10 Tahun

Benny membeberkan, sepanjang tahun ini telah membongkar sebanyak 20 kasus narkoba dengan 51 berkas perkara.

Adapun barang bukti yang disita berupa 6.600 gram sabu, 62 kilogram ganja, 386 pil ekstasi dan barang bukti TPPU senilai Rp10 miliar.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved