Gibran dan Ginda Sebut City Walk Jadi 'Panggung' Terpanjang di Solo

Gibran Rakabuming dan Ginda Ferachtriawan tampil bersama dalam acara 'Bertemu di Thamrin', Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Rabu (8/1/2020) malam,

Gibran dan Ginda Sebut City Walk Jadi 'Panggung' Terpanjang di Solo
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Gibran Rakabuming dan Ginda Ferachtriawan dalam momen yang sama di pertemuan anak muda Solo, Rabu (8/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bakal calon (balon) Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan bakal calon Wakil Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan, Ginda Ferachtriawan, tampil bersama dalam acara 'Bertemu di Thamrin', Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Rabu (8/1/2020) malam.

Mereka sama menjadi narasumber dalam kegiatan 'Bertemu di Thamrin' bareng Anak Muda Surakarta, Skateboard dan Rider BMX Solo.

Ginda diketahui datang lebih awal daripada Gibran dalam acara tersebut.

Gibran Ingin Lampaui Target Suara Purnomo, Rudy: Sah-sah Saja

Dalam kegiatan tersebut mereka membuka sesi untuk tanya jawab memajukan Kota Solo ke depannya.

Mereka membicarakan banyak hal seperti skateboard, agar ada ruang untuk anak muda bermain di sana dan lainnya.

Gibran dalam pertemuan itu juga menyatakan City Walk sebenarnya adalah panggung terpanjang.

Sepanjang jalan tersebut bisa diisi berbagai macam hiburan seperti di titik A ada pertunjukan keroncong, titik B diisi dengan orang membatik dan lain sebagainya.

Duet 2G Gibran dan Ginda Kepergok Bareng Lagi di PDIP Jateng, Sinyal Pasangan Pilkada Solo 2020?

"Kita bisa lihat konsepnya lah mana yang prioritas," terang Gibran Rakabuming, Rabu (8/1/2020) malam.

Konsep City Walk sebagai panggung terpanjang tersebut sudah banyak diterapkan di berbagai negara.

Mewujudkan ide City Walk tersebut tentunya harus ada aktivitas di setiap beberapa meter City Walk.

"Dalam menyusun visi misi program tentunya melihat konsep awal (City Walk) seperti apa dengan membuka file di masa lalu 10 atau 15 tahun yang lalu," kata Gibran.

City Walk Slamet Riyadi Jadi Lahan Parkir, Pengamat Transportasi UNS Sebut Tak Tepat, Ini Ulasannya

"Apakah mengikuti konsep awal bapak (Jokowi) dulu atau mengikuti perkembangan zaman jadi lahan parkir seperti sekarang, Kita lihat tentunya plus minusnya," tambah Gibran.

Sementara Ginda Ferachtriawan mengatakan, mereka sama - sama menjadi narasumber dan menampung aspirasi anak muda.

"Pertemuan ini untuk membuka komunikasi bahwa saat ini terbuka, jangan hanya nyinyir harus tahu konsep," papar Ginda. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved