Keraton Agung Sejagat di Klaten
Kerajaan Agung Sejagat Juga ada di Klaten, Polisi Temukan Seragam Berpangkat Mayor Jenderal
Kerajaan Agung Sejagat Juga ada di Klaten, Polisi Temukan Seragam Berpangkat Mayor Jenderal
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pendiri Kerajaan Agung Sejagat, Toto Santoso, ternyata benar meluaskan pengaruhnya hingga Klaten.
Kepolisian, menemukan seragam yang dipakai oleh Kerajaan Agung Sejagat dan Kartu Identitas Kraton pada seorang pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten.
• Kerajaan Agung Sejagat Ternyata Juga ada di Klaten, Begini Penjelasan Polres Klaten
• Ada 29 Warga di Klaten Jadi Pengikut Raja Keraton Agung Sejagat, Kini Para Saksi Diperiksa Polisi
Ada tanda pangkat mayor jenderal yang ditemukan di seragam itu.
Diketahui ada tiga orang yang diperiksa, yakni dua wanita dan satu pria.
Dari pemeriksaan itu diketahui, ada temuan seragam kebesaran Keraton Agung Sejagat, di rumah seorang warga.
"Iya mereka diperiksa ada tiga orang," papar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana dihubungi TribunSolo.com, Kamis (16/1/2020). .
Selain itu, ditemukan juga Kartu Identitas Kraton.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana mengatakan, dari keterangan yang diperoleh para saksi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten ada 29 anggota mereka di Klaten.
"Iya saat ini ada 3 yang diperiksa oleh anggota Polres Klaten," papar Kombes Pol Iskandar Fitriana, Kamis (16/1/2020).
Dari keterangan mereka ada 29 anggota yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ketiga orang tersebut diklarifikasi terkait keikutsertaannya di kelompok tersebut.
Tiga orang tersebut dua wanita dan satu pria yang diperiksa.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, ada tiga orang yang diamankan.
Namun, mereka tidak ditahan dan hanya dimintai keterangan.
Pemeriksaan yang dilakukan Polres Klaten tersebut hanya bersifat klarifikasi.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Islandar Fitriana mengatakan, benar ada pemeriksaan dari Polres Klaten pada tiga orang tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk klarifikasi dan tidak ada penahanan.
"Masih diperiksa di Polres Klaten, ada tiga yang diperiksa," papar Kombes pol Iskandar, Kamis (16/1/2020).
Batu Prasasti di Klaten
Hasil pemeriksaan pihak kepolisian menemukan adanya batu prasasti dan tempat pertemuan para menteri dengan anggota kerajaan.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com di lapangan, tiga orang yang diperiksa anggota Polres Klaten adalah sebagai pengikut.
Mereka mengikuti kegiatan tersebut sudah sejak lama.
Mereka juga memiliki seragam khas Keraton Agung Sejagat dan memiliki jabatan di wilayah Klaten ini.
• Keraton Agung Sejagat juga Ada di Klaten, Polisi Masih Telusuri Keberadaannya
Dari temuan polisi ada batu prasasti dan tempat pertemuan para menteri dengan anggota kerajaan di rumah para pengikut Keraton Agung Sejagat itu.
Kabid Humas Polda Jateng,Kombes Pol Iskandar Fitriana mengatakan, dari keterangan yang diperoleh para saksi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten ada 29 anggota mereka di Klaten.
"Iya saat ini ada 3 yang diperiksa oleh anggota Polres Klaten," papar Kombes Pol Iskandar Fitriana, Kamis (16/1/2020).
Hingga pukul 18.00 WIB, para saksi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten masih diklarifikasi.
Mereka diperiksa di Mapolsek Prambanan Klaten.
• Kerajaan Agung Sejagat Ternyata Juga ada di Klaten, Begini Penjelasan Polres Klaten
"Di rumah itu ada tempat pertemuan dan prasasti," kata Kombes Pol Iskandar Fitriana.
Ada 29 Orang Jadi Pengikut
Ada sebanyak 29 warga di Klaten yang menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana mengatakan, dari keterangan yang diperoleh para saksi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten ada 29 anggota mereka.
"Iya saat ini ada 3 yang diperiksa oleh anggota Polres Klaten," papar dia kepada TribunSolo.com, Kamis (16/1/2020).
Dari keterangan mereka ada 29 anggota yang mengikuti kegiatan tersebut.
• Muncul Keraton Agung Sejagat, Putra Paku Buwono XII Anggap Ada Unsur Penipuan
Ketiga orang tersebut diklarifikasi terkait keikutsertaannya di kelompok tersebut.
Tiga orang tersebut dua wanita dan satu pria yang diperiksa.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, ada tiga orang yang diamankan namun tidak ditahan dan hanya dimintai keterangan.
Pemeriksaan dilakukan Polres Klaten tersebut hanya Klarifikasi.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Islandar Fitriana mengatakan, benar ada pemeriksaan dari Polres Klaten pada tiga orang tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk klarifikasi dan tidak ada penahanan.
"Masih diperiksa di Polres Klaten, ada tiga yang diperiksa," kata dia.
Mereka yang diklarifikasi terkait kegiatan Keraton Agung Sejagat.
"Ini masih proses pemeriksaan," jelas dia. (*)