Kisah Inspiratif Kakek Basri, Mahasiswa Tertua Universitas Muhammadiyah yang Lulus Ujian Skripsi

Kisah inspiratif datang dari Basri, kakek berumur 60 tahun asal Dusun Karang Nangka, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat

Kisah Inspiratif Kakek Basri, Mahasiswa Tertua Universitas Muhammadiyah yang Lulus Ujian Skripsi
(KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)
Suasana rumah Basri saat ditemui wartawan kompas.com 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah inspiratif datang dari Basri, kakek berumur 60 tahun asal Dusun Karang Nangka, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ungkapan “Tuntutlah ilmu sejak masih buaian hingga liang lahat” nampaknya begitu cocok menggambarkan sosoknya.

5 Fakta Kakek Samirin yang Divonis Penjara, Berawal Pungut Getah Karet Rp 17 Ribu untuk Beli Rokok

Di umur yang renta, Basri masih bersemangat mengenyam bangku perkuliahan di salah satu Perguruan Tinggi di NTB yakni di Universitas Muhammadiyah Mataram, dan sudah menyelesaikan ujian skripsinya.

Basri tercatat menjadi mahasiswa Muhammadiyah sejak tahun 2015 lalu dengan mengambil jurusan Komunikas Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama.

Dirinya merupakan satu-satunya mahasiswa yang umurnya tertua di kampus itu, bahkan mungkin dirinya lebih tua dari dosennya.

Ditemui Komas.com di rumahnya, Basri terlihat baru saja bangun dari tidur siangnya.

Penampilan Basri yang tergolong sederhana.

Ia memakai sandal jepit yang berbeda sebelah, sebelah kiri berwarna kuning dan sebelah kanan berwarna hitam, dengan memakai sarung kotak-kotak.

Basri tinggal sendiri di rumah yang baru saja dibangun dengan ukuran 6x6.

Rumah lama Basri sebelumnya roboh akibat gempa pada 2018 lalu dan mendapat bantuan dari pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved