Virus Corona

Antisipasi Hoax Terkait Virus Corona Seperti yang Menimpa Solo,Polres Sukoharjo Gencar Patroli Cyber

Polres Sukoharjo ikut patroli cyber karena muncul informasi-informasi hoax soal virus corona di Solo Raya.

Antisipasi Hoax Terkait Virus Corona Seperti yang Menimpa Solo,Polres Sukoharjo Gencar Patroli Cyber
CGTN’s YouTube
Ilustrasi 3 dokter terinfeksi virus Corona. Dikutip TribunWow.com dari Daily Mail, profesor bernama Peter Openshaw mengatakan ada hal yang terburuk dari virus corona, Minggu (26/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Mewabahnya virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, China sehingga menyebar ke sejumlah negara membuat pemerintah Indonesia melakukan berbagai langkah preventif.

Termasuk pada penyebaran informasi yang tidak benar atau hoax terkait virus corona.

Untuk mengantisipasi tersebarnya informasi hoax mengenai virus corona yang semakin meresahkan masyarakat, Polres Sukoharjo melakukan sejumlah langkah preventif, seperti patroli cyber.

Menurut Kapolres Sukoharjo, AKBP bambang Yugo Pamungkas, patroli cyber dilakukan pada media sosial yang menyebarkan informasi hoax.

"Agar tidak ada oknum yang menggunakan maraknya virus Corona ini sebagai upaya gangguan Kamtibmas, kita lakukan patroli cyber," katanya usai menghadiri acara di Polokarto, Rabu (29/1/2020).

Patroli cyber ini sering dilakukan tim cyber Polres Sukoharjo untuk memerangi Hoax.

Namun pada waktu ini Polres Sukoharjo akan lebih memfokuskan pada informasi hoax terkait virus corona.

"Kita lakukan hal ini agar situasi kondusif," aku dia.

"Jika ditemukan adanya oknum yang menyebar hoax, tentu akan kita tindak tegas sesuai Undang-undang yang berlaku," tambahnya.

Hoaks, Pesan Berantai WhatsApp Sebut ada Pasien Corona di RSUD Dr Moewardi Solo, Ini Faktanya

Dua WNA Asal Cina yang Dirujuk di RSUD Purwokerto Dinyatakan Negatif dari Virus Corona

Selain itu, langkah preventif juga dilakukan oleh Polres Sukoharjo dengan mengerahkan Bhabinkamtibmas, agar masyarakat bijak menghadapi informasi virus corona.

"Kemarin kamu memberikan sosialisasi yang melibatkan dokter juga," papar dia.

"Kita mengimbau bagi masyarakat yang habis bepergian ke China untuk memeriksakan diri," jelasnya menekankan.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wadiyati mengatakan, hingga saat ini belum ada temuan virus corona di Sukoharjo.

"Belum ada," ungkapnya singkat. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved