Proyek Tol Solo Jogja

Daftar 50 Desa di 11 Kecamatan di Klaten yang Bakal Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja

Pemkab Klaten mulai mengidentifikasi sejumlah bangunan fasilitas umum dan sosial yang diprediksi terdampak proyek Jalan Tol Yogya-Solo.

TRIBUNJOGJA.COM/SANTO ARI
Trase Tol Yogyakarta-Solo di wilayah Yogyakarta. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mulai mengidentifikasi sejumlah bangunan fasilitas umum dan sosial yang diprediksi terdampak proyek Jalan Tol Yogya-Solo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi mengatakan identifikasi fasilitas umum sangat mendesak. Untuk itu pihaknya berkoordinasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.

"Rapat persiapan sudah dilakukan. Hal yang yang krusial adalah identifikasi untuk fasum dan fasos, kira-kira apa saja yang bakal kena dan mesti disiapkan agar fasilitas publik tidak terganggu,” ujarnya.

Lurah Bareng Lor Klaten Akui Baru Tahu soal Wilayahnya yang Terkena Proyek Jalan Tol Solo-Jogja

Sarana publik yang dimaksud, lanjut Jaka, bangunan sekolah, kantor desa, maupun puskesmas.

Jika terkena maka perlu dibahas jauh- jauh hari. Sebab pihaknya tidak ingin nanti proses pemindahannya mengganggu hak-hak masyarakat yang sudah semestinya lebih diutamakan.

"Tidak bisa fasilitas pendidikan dan kesehatan harus libur panjang gara-gara gusuran atau alasan belum ada gedung,” ucapnya.

2 RT dan 1 Masjid di Klaten akan Terdampak Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja

Pihaknya berharap melalui rapat tersebut semua OPD dan camat sudah siap menghadapi rencana pembangunan jalan tol.

Disisi lain pihaknya akan terus aktif meminta informasi terkait penetapan lokasi yang akan dilalui jalan tol.

Adapun, meski penlok belum turun, sejumlah desa di Kabupaten Klaten mulai menerima surat terkait persiapan pengadaan tanah bagi pembangunan Jalan Tol Yogya - Solo.

Jalan Akses Masuk Rest Area Tol Solo-Semarang Rusak, Mobil Pengendara Kena Imbasnya

Dalam surat itu, tercatat ada 11 kecamatan dan 50 desa di Klaten yang diprediksi bakal terdampak proyek jalan tol.

Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Delanggu ada Desa Mendak dan Sidomulyo; Polanharjo meliputi Desa Kranggan, Sidoharjo, Keprabon, Polan, Kahuman, Kapungan, dan Glagahwangi; Ceper meliputi Desa Kuncen; Klaten Utara ada Kelurahan Bareng Lor, Gergunung, dan Jebugan.

Kecamatan Karanganom meliputi Desa Ngabeyan, Brangkal, Beku, Tarubasan, Kadirejo, dan Jungkare; Ngawen terdiri Desa Kwaren, Manjungan, Tempursari, Pepe, Kahuman, Ngawen, Senden, Gatak, Duwet; Kebonarum meliputi Desa Malang Jiwan, Karangduren, dan Menden.

Pembangunan Tol Yogyakarta-Solo akan Dimulai pada 2021

Karangnongko terdiri Desa Karangnongko, Demak Ijo, Jagalan, Gumul; Jogonalan meliputi Desa Tambakan, Tangkisan, Prawatan, Somopuro, Joton, Wonoboyo, Granting dan Dompyongan; Manisrenggo meliputi Desa Borangan, Barukan, Nangsri, dan Taskombang. (*) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Jalur Tol Yogyakarta-Solo, Bawen-Yogyakarta dan Yogyakarta-Kulonprogo Bertemu di Desa Ini"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved