Berita Kriminal &Tragedi; Menonjol di Solo Raya, Mulai Begal Motor hingga Bunuh Diri Dilindas Kereta

Ada beberapa kejadian menonjol di Solo Raya yang berkaitan dengan kriminalitas dan tragedi sehingga menjadi perhatian publik.

Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Begal motor di Wonogiri tertangkap dan kondisi korban bunuh diri di lintasan rel kereta api Flyover Manahan Solo. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada beberapa kejadian menonjol di Solo Raya yang berkaitan dengan kriminalitas dan tragedi sehingga menjadi perhatian publik.

Mulai dari pembegalan yang menggunakan alat mirip senjata api yang berhasil ditangkap warga Wonogiri setelah motor rampasan kehabisan bahan bakar minyak atau bensin dan buronan yang membacok tetangganya sendiri karena burung di Solo ditangkap.

Serta, seorang pria asal Juwangi Boyolali diduga bunuh diri dengan berbaringan di lintasan rel bawah Flyover Manahan Solo sehingga kemudian tubuhnya dilindas kereta api yang melintas.

Berikut ini rangkumannya berita kriminal dan tragedi pilihan :

1. Begal Tertangkap Setelah Kehabisan Bensin

Seorang tukang ojek bernama Mardiyanto (60) warga Ngadirojo, Wonogiri jadi korban pembegalan.

Dia jadi korban pembegalan yang dilakukan Sri Margono (40) warga Wonosari, Klaten di jalan alternatif kawasan Dusun Nglatung, Desa Jatimarto, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri.

Menurut Kasubag Humas Polres Wonogiri Iptu Suwondo, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Cristian Tobing, kejadian bermula saat pelaku menyewa jasa ojek korban pada Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 17.00 wib.

"Pelaku meminta diantar oleh korban dengan tujuan ke daerah Jatiyoso, Karanganyar," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (30/1/2020).

"Dengan kesepakatan ongkos antar sebesar Rp 50 ribu," aku dia.

Begini Kondisi Tubuh Pria Juwangi Boyolali yang Bunuh Diri Dilindas Kereta di Rel Flyover Solo

Sesampainya di TKP, pelaku meminta korban menghentikan kendaraannya dengan alasan hendak buang air kecil.

Setelah pelaku buang air kecil, tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan cara membekap korban dari belakang.

Pelaku juga melumpuhkan korban dengan memukuli bagian kepala dan menganiaya korban.

"Saat itu korban melakukan perlawanan dan terjadi perebutan kunci sepeda motor," jelas dia.

"Karena kalah tenaga, kunci dan motor korban berhasil dikuasai oleh pelaku dan pergi melarikannya," akunya menekankan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved