Pilkada Sukoharjo 2020

Joko Paloma Klaim Dapat Sinyal Dukungan dari 5 Parpol, Optimistis Pilkada akan Berjalan Head to Head

Joko Santoso alias Joko Paloma dari Partai Gerindra mengaku mendapat dukungan dari PAN, PKB, PKS, Golkar dan Nasdem di Pilkada Sukoharjo 2020.

Joko Paloma Klaim Dapat Sinyal Dukungan dari 5 Parpol, Optimistis Pilkada akan Berjalan Head to Head
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Joko Paloma mengambil formulir pendafataran bakal calon bupati (cabup) Pilkada Solo 2020 Kabupaten Sukohajo, di DPC Gerindra, Senin (4/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bakal calon bupati (cabup) dari Partai Gerindra, Joko Santoso, mengklaim telah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik (parpol) untuk maju dalam Pilkada Sukoharjo 2020.

Selain Partai Gerindra, pria yang akrab disapa Joko Paloma itu mengaku telah mendapatkan sinyal positif dari empat parpol lainnya.

"Ada lima parpol yang memberikan sinyal positif kepada kami," katanya saat menghadiri acara di DPC Partai Gerindra, Kamis (6/2/2020).

Bacabup Henry Indraguna Siapkan 100 Liter Bensin untuk Pilkada Sukoharjo 2020, Apa Maknanya?

Dari safari politik yang selama ini dia lakukan, Joko mengatakan selain Gerindra dan PAN, ada PKB, PKS, Golkar, dan NasDem yang memberikan sinyal positif kepadanya untuk maju dalam Pilkada.

Diketahui Gerindra dan PAN telah ada komitmen untuk saling mendukung.

Namun pihaknya juga masih melakukan lobi politik kepada PKB, PKS, Golkar, dan NasDem.

Sementara untuk deklarasi dukungan, masih menunggu tahapan dari parpol pengusung.

Siap Jor-Joran, Bacabup Henry Indraguna Siapkan Rp 100 Miliar untuk Pilkada Sukoharjo 2020

"Deklarasi dukungan setelah rekomendasi turun, kami masih menunggu tahapan," imbuhnya.

Pria yang saat ini menjadi anggota DPRD Sukoharjo mengatakan jika rekomendasi akan turun paling cepat pada Februari ini.

"Kemungkinan rekomendasi akan turun Februari ini, atau bisa pada Maret nanti," terangnya.

Optimistis Menang di Pilkada Sukoharjo 2020, PDI-P: Mau Dua atau Tiga Poros, Kita Tidak Masalah

Jika keenam parpol tersebut jadi berkoalisi, maka jumlah kursi yang bakal mendukung Joko sebanyak 24 kursi, dari 45 kursi yang ada.

Dengan rincian Gerindra, PAN, Golkar dan PKS mendapat 5 kursi, PKB 3 kursi, dan NasDem 1 satu kursi.

"Insya Allah jalannya Pilkada nanti akan head to head," tutupnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved