Pendakian Gunung Slamet Masih Ditutup, Ini Penjelasan PVMBG
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Slamet masih waspada.
TRIBUNSOLO.COM, PURBALINGGA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Slamet masih waspada.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api, Slamet Sudrajat, menuturkan kondisi Gunung Slamet dalam status waspada dan masih banyak gempa.
"Kemungkinan saja benar (gemuruh dari aktivitas vulkanis). Gunungnya berkabut sekarang ini," tutur dia, Kamis (13/2/2020), seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com.
• Update Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu Tipis Sudah Masuk ke Satu Desa di Klaten
Menurut dia, Gunung Slamet setiap saat selalu mengeluarkan asap dari kawah.
Asap tersebut tampak saat gunung tidak tertutup kabut.
"Setiap saat pasti ada asap. Asal gunungnya nampak, asap dari kawah ada, " kata dia.
Dikatakannya, gempa di Gunung Slamet masih tinggi sejak Agustus 2019.
• Gunung Merapi Erupsi Pagi Ini, Boyolali Terpantau Aman Tanpa Hujan Abu
Gempa tremor di Gunung Slamet menerus selama 24 jam dan terekam.
"Bentangan amplitudonya antara 0,5 sampai 3 milimeter. Rata-rata dominan satu milimeter. Gempa tremornya menerus dan diselingi gempa-gempa hembusan," jelasnya.
Menurutnya hingga kini belum terekam adanya gempa vulkanik. Gempa yang terekam hanyalah gempa tremor diselingi gempa hembusan.
"Bentang visual hembusan asapnya 50 hingga 100 meter dan asap putih artinya masih dominan uap air," ujarnya.
• Viral Video Banjir di Gunung Merbabu via Jalur Selo, Begini Fakta Sebenarnya
Aktivitas pendakian, kata dia, direkomendasikan untuk dihentikan.
Hal ini dikarenakan hasil rekomendasi radius 2 kilometer dari kawah tidak diperbolehkan ada aktivitas.
"Mengingat aktivitas gunungnya masih berstatus waspada," tutur dia.
Ia mengatakan walaupun asapnya hanya pendek, rekomendasi tersebut masih berlaku.
"Jangan dulu beraktivitas di dua kilometer dari puncak," tutur dia. (Tribunjateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Alasan Kenapa PVMBG Rekomendasikan Pendakian Gunung Slamet Tetap Ditutup Sementara"