Seusai Lawan Persis Solo, Fabiano Beltrame: Manahan Sudah Seperti Stadion di Eropa
Laga uji coba antara Persis Solo dan Persib Bandung pada Sabtu (15/2/2020) merupakan pertandingan perdana di Stadion Manahan Surakarta pascarenovasi.
TRIBUNSOLO.COM - Laga uji coba antara Persis Solo dan Persib Bandung pada Sabtu (15/2/2020) merupakan pertandingan perdana di Stadion Manahan Surakarta, pascarenovasi.
Para suporter kedua tim pun menjadi saksi laga tersebut.
• Momen Gibran Rakabuming dan Pasoepati Nyanyikan Satu Jiwa di Laga Persis vs Persib
Pasca laga, ketakjuban muncul dari berbagai pihak.
Seperti bek Persib Bandung, Fabiano Beltrame yang membandingkan kemegahan Stadion Manahan dengan stadion-stadion di Eropa.
Seperti diketahui, markas Persis Solo itu mulai direnovasi sejak Agustus 2018 dan baru rampung pada akhir 2019.
Biaya renovasi stadion yang memiliki luas 34.960 meter persegi tersebut mencapai Rp 300 miliar.
Setelah direnovasi, Stadion Manahan menjadi satu stadion termegah di Indonesia yang memiliki banyak fasilitas penunjang.
• Seusai Dibungkam Persib 2-0 di Stadion Manahan, Transisi Pemain Persis Solo Jadi Catatan
Menurut pemain naturalisasi itu, Stadion Manahan bisa menjadi kebanggaan bagi warga Surakarta.
Beltrame pun berharap supaya stadion itu bisa terpilih menjadi venue Piala Dunia U-20 2021.
"Saya sudah pernah beberapa kali main di sini dahulu," ucap Beltrame seusai laga.
"Sekarang sudah seperti stadion di Eropa, akan jadi kebanggaan untuk warga setempat."
"Semoga stadion ini bisa jadi venue untuk Piala Dunia yang akan datang," katanya.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts juga mengungkapkan hal senada.
Pelatih asal Belanda itu pernah datang ke stadion tersebut ketika masih menukangi Arema Indonesia pada 2010.
Saat itu, tim besutan Robert Rene Alberts akan menghadapi Sriwijaya FC dalam babak final Piala Indonesia 2010.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/stadion-manahan-solo-yang-bakal-menjadi-venue-piala-dunia.jpg)