Viral Hari Ini
Anak Penjual Bakso Lulus Jadi Polisi, Cium Kaki Ayah di Depan Kapolres
Anak Penjual Bakso Lulus Jadi Polisi, Cium Kaki Ayah di Depan Kapolres
Editor:
Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM - Sebuah peristiwa mengharukan terjadi di Polres Palu, Senin (17/02/2020).
Saat itu, para siswa Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Labuan Panimba, sedang melakukan latihan kerja di sana.
• Mengaku 19 Tahun Tak Dapat Haid, Putri Natasya Akhirnya Resmi Diakui Negara Sebagai Laki-laki
• Geger Hubungan Incest di Pasaman : Siswi SMA Rayu Adik ke Kamar, Lalu Ajak Berhubungan Intim
Tiba-tiba, muncullah seorang pria paruh baya yang seorang penjaja bakso.
Saat itulah, seorang siswa polisi, langsung maju ke depan dan mencium kaki tukang bakso itu.
Foto ini kemudian menjadi viral di media sosial.
Penjaja bakso itu ternyata ayah dari seorang siswa polisi bernama Mohammad Risky Saputra (19).
Risky, sapaan Mohammad Risky Saputra, saat ini tengah menempuh pendidikan polisi di SPN Labuan Panimba.
Awal Maret 2020, Risky akan dilantik sebagai polisi.
Remaja lulusan SMAN 1 Palu ini merupakan anak bungsu pasangan Supriyadi dan Sumarni (51).
Awal Maret 2020, Risky akan dilantik sebagai polisi.
Remaja lulusan SMAN 1 Palu ini merupakan anak bungsu pasangan Supriyadi dan Sumarni (51).
Risky memang berasal dari keluarga sederhana.
Sejak lahir dia tinggal di sebuah rumah papan di Jalan DR Wahidin.
Jalan menuju ke rumah Risky hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Karena itu, Risky bercita-cita ingin membeli rumah untuk orangtuanya jika sudah menjadi polisi.
Jalan menuju ke rumah Risky hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Karena itu, Risky bercita-cita ingin membeli rumah untuk orangtuanya jika sudah menjadi polisi.
Saat berkunjung ke rumahnya di Jalan DR Wahidin, Sumarni, ibunda Risky tak mengetahui jika keluarganya tengah jadi sorotan.
"Saya cuma dengar cerita dari orang," kata Sumarni sambil terkekeh mengingat dirinya yang begitu ketinggalan informasi.
Sumarni kemudian bercerita, tidak menyangka anaknya bisa lolos seleksi sekolah kepolisian.
"Dia bilang sama saya, kalau mau daftar polisi,"
"Saya cuma dengar cerita dari orang," kata Sumarni sambil terkekeh mengingat dirinya yang begitu ketinggalan informasi.
Sumarni kemudian bercerita, tidak menyangka anaknya bisa lolos seleksi sekolah kepolisian.
"Dia bilang sama saya, kalau mau daftar polisi,"
"Tapi saya bilang uangnya dari mana nak. Risky cuma bilang, 'saya minta restu dari orangtua, kalau orangtua merestui insyallah pasti ada jalan'," kata Sumarni, Rabu (19/2/2020).
"Saya sebagai orangtuanya hanya bisa berdoa, apa yang menjadi keinginannya bisa terwujud," harap Sumarni.
Penuturan ibunya, Rizky merupakan anak penurut.
"Saya sebagai orangtuanya hanya bisa berdoa, apa yang menjadi keinginannya bisa terwujud," harap Sumarni.
Penuturan ibunya, Rizky merupakan anak penurut.
Di lingkungan rumahnya, dia termasuk anak yang ramah dan sopan.
Saat ditanya soal persiapan pelantikan anaknya sebagai polisi, Sumarni dan Supriyadi mengaku sudah siap untuk datang dengan baju terbaik mereka. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya"
Saat ditanya soal persiapan pelantikan anaknya sebagai polisi, Sumarni dan Supriyadi mengaku sudah siap untuk datang dengan baju terbaik mereka. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/viral-polisi-mencium-kaki-tukang-bakso.jpg)