Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

3 PNS Mangkir Dipanggil Bawaslu Sukoharjo Terkait Netralitas Pilkada, Ikuti Arahan Bupati Wardoyo?

Tiga aparatur sipil negara (ASN) mangkir dari pemanggilan Bawaslu Sukoharjo terkait netralitas dalam Pilkada 2020.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Gedung Terpadu Setda Sukoharjo yang memiliki 10 lantai, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Bawaslu Sukoharjo kembali memanggil tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sempat tidak datang pada pemanggilan pertama.

Mereka adalah AS, MS, dan NH yang dijadwalkan akan dimintai klarifikasinya terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN di kantor
Bawaslu Sukoharjo, Jumat (21/2/2020).

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, ketiga orang tersebut dijadwalkan terpisah.

“Kita kembali mengundang tiga ASN yang kemarin tidak memenuhi panggilan pertama, pada pukul 09.00, 13.00, dan 15.00 wib,” katanya.

Namun hingga malam hari, ketiga ASN tersebut tidak datang ke Kantor Bawaslu tanpa disertai alasan.

“Sampai pada penjadwalan kedua hari Jumat ini, tiga ASN masih belum memenuhi undangan klarifikasi kami," jelasnya.

"Tidak ada alasan kenapa tidak hadir,” imbuh dia menekankan.

Untuk AS dan MS, Bawaslu akan jadwalkan pemanggilan ulang, pada panggilan ketiga selanjutnya.

Sementara untuk NH tidak dipanggil lagi, namun akan dilaporkan apa adanya pada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara).

Buntut Pemanggilan PNS karena Diduga Tak Netral di Pilkada Sukoharjo, Bawaslu Pastikan Paham Aturan

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved