Cemburu Istri Berhubungan dengan Mantan Suami, Driver Ojol Nekat Bakar Diri bersama Anak Balitanya

"Korban mendapat luka bakar 100 % sedangkan luka bakar di anaknya sekitar 70 % dan langsung dibawa ke RSUD Cengkareng," kata Khoiri.

kompas.com
Ilustrasi : Seorang pesilat PSHT di Sragen yang masih berusia 13 tahun, tewas saat latihan. 

TRIBUNSOLO.COM - Dirver Ojek Online (Ojol) berinisial AI (39) warga Cengkareng, Jakarta Barat sudah buta terbakar Api Cemburu. 

Dia Nekat membakar diri di rumahnya Cengkareng bersama anak balitanya Minggu (1/3/2020) pagi.

Pemicunya diduga cemburu lantaran sang istri kembali berhubungan dengan mantan suami.

AI yang berprofesi sebagai driver ojek online nekat membakar diri dengan mengajak anaknya yang masih balita.

"Diperkirakan korban cemburu setelah mengetahui istrinya berhubungan lagi dengan mantan suami pertama," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2020).

"Korban mendapat luka bakar 100 % sedangkan luka bakar di anaknya  sekitar 70 % dan langsung dibawa ke RSUD Cengkareng," kata Khoiri.

Khoiri menjelaskan, peristiwa ini terjadi pagi tadi sekira Pukul 04.30 WIB.

Menurut laporan saksi, api tersebut berasal dari dalam kamar korban yang posisinya dikunci dari dalam.

Melihat ada api, sebelum makin membesar, saksi dibantu warga kemudian berusaha memadamkan api tersebut sehingga tak sampai membakar seluruh rumah.

Khoiri menerangkan, dari kamar korban, polisi turut mengamankan botol air mineral kosong yang berbau bensin dan kain panjang.

"Diduga bensin telah digunakan untuk membakar dirinya dan mengenai anaknya," kata Khoiri.

Sempat ancam bunuh diri

Dua pekan sebelum nekat bakar diri bersama balitanya, AI (39) diketahui sudah pernah mengancam akan bunuh diri kepada istrinya, E. 

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri menerangkan, ancaman tersebut dilontarkan AI lantaran terbakar cemburu setelah melihat sang istri kembali menjalin komunikasi dengan mantan suaminya.

Tak hanya dirinya, AI juga mengancam akan mengajak sang anak yang masih berusia empat tahun untuk mengakhiri hidup.

Namun, dengan emosi memuncak E meminta bahwa jangan melibatkan anak dalam urusan rumah tangganya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved