Berita Sukoharjo Terbaru

Kondisi Pasien yang Diisolasi di RSUD Ir Soekarno Membaik, DKK Sukoharjo: Belum Ada Rujukan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, menyampaikan kondisi terkini pasien yang dirawat di ruang Isolasi RSUD Ir Soekarno.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
(KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO)
Ilustrasi - Jemaah dari berbagai daerah mengikuti acara Manasik Umrah First Travel 2017 dan Dzikir Akbar yang diselenggarakan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (6/11/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, menyampaikan kondisi terkini pasien yang dirawat di ruang Isolasi RSUD Ir Soekarno.

S (63) warga Bulu, Sukoharjo, yang masuk ke RSUD Ir Soekarno pada Jumat (28/2/2020) malam.

Dia mengalami gejala demam tinggi, batuk, dan memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, yaitu dari Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah.

Dinkes Sukoharjo Pastikan Pasien yang Diisolasi RSUD Ir Soekarno Sepulang Umrah Tak Terpapar Corona

“Saat ini kondisi pasien sudah membaik.”

“Panas sudah turun, dan sudah tidak sesak lagi,” katanya saat di konfirmasi TribunSolo.com, Minggu (1/3/2020).

Hal ini membuat pihak RSUD belum merencanakan perujukan pasien tersebut ke RS Moewardi Solo.

“Belum ada indikasi perujukan (ke RS Moewardi),” jelasnya.

Ketika Isu Corona Menyebar di Jakarta, Begini Himbauan Gubernur Anies Baswedan

Yunia memastikan jika pasien tersebut tidak ada indikasi terjangkit virus Corona.

“Hasil laborat saat ini tidak mendukung ke arah COVID19 (Corona),” tegasnya.

Yunia menambahkan, masyarakat Indonesia sepulang naik haji atau umrah di tanah suci mengalami sakit batuk atau demam merupakan hal yang wajar.

Alami Panas Tinggi Sepulang dari Umrah, Warga Bulu Diisolasi di RSUD Sukoharjo

Mengingat kondisi fisik yang kelelehan usai menjalankan ibadah, dan kondisi iklim yang berbeda antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Namun karena ini sedang ramai wabah virus Corona, kita harus waspada,” pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved