Gunung Merapi Erupsi
Erupsi Gunung Merapi Selasa Pagi, BPBD Klaten: Warga Masih Aman Beraktivitas seperti Biasa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten memastikan warga yang bermukim di kawasan lereng Gunung Merapi aman.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Gunung Merapi kembali erupsi pada Selasa (3/3/2020).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten memastikan warga yang bermukim di kawasan lereng Gunung Merapi aman.
Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Nurcahyo, mengatakan warga Klaten masih bisa beraktivitas seperti biasanya.
• Gunung Merapi Erupsi Lagi, Warga Lereng di Klaten Dipastikan Aman
"Kami pastikan masyarakat Klaten di dekat Gunung Merapi aman dan bisa beraktivitas di sana seperti biasa," ungkap Nurcahyo, Selasa (3/3/2020) pagi.
Erupsi Gunung Merapi Selasa pagi ini, awan panas terbawa angin ke arah utara.
"Warga aman karena awan panas yang dikeluarkan Gunung Merapi terbawa angin ke arah utara, sehingga dipastikan tidak mengarah ke wilayah Klaten," kata Nurcahyo.
Nurcahyo mengatakan pihaknya akan melakukan cek lokasi.
• Pagi Tadi Merapi Erupsi dengan Tinggi Kolom 6.000 Meter, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
"Rencananya, BPBD Klaten akan meluncur ke sana untuk cek lokasi," ucap Nurcahyo
Sementara itu menurut informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Gunung Merapi kembali erupsi pukul 05.22 WIB, Selasa (3/3/2020).
Tercatat di seismogram, erupsi Gunung Merapi dengan ampl 75 mm dan durasi 450 detik.
• Update Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu Tipis Sudah Masuk ke Satu Desa di Klaten
Tinggi erupsi terlihat sekitar 6.000 meter dari puncak.
Awan panas berguguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksmimal 2 kilometer.
Arah angin saat terjadi erupsi ke arah utara Gunung Merapi.
Status Gunung Merapi masih waspada sejak 21 Mei 2018. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gunung-merapi-kembali-erupsi-pada-selasa-332020-pagi-3.jpg)