Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Mulai Panasi Mesin Politik, Rudy Tegaskan Tak Perlu Takut Bicara 'Purnomo-Teguh Pasti Menang'

"Kalau saya menyampaikan Purnomo-Teguh pasti menang tapi nyambut gawe itu tidak salah," ujar Rudy, Minggu (8/3/2020).

TribunSolo.com/Adi Surya
Apel satgas PDI Perjuangan Solo di Benteng Vastenburg, Solo, Minggu (8/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PDI Perjuangan Solo mulai panasi mesin politik mereka dengan menggelar Apel Satgas PDI Perjuangan Solo di Benteng Vastenburg, Solo, Minggu (8/3/2020).

Apel ini digelar jelang Pilkada Solo 2020 yang akan digelar 23 September 2020 nanti.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kader PDI Perjuangan tidak perlu takut berbicara soal pasangan bakal calon Achmad Purnomo-Teguh Prakosa. 

Risma Menampik Pertemuannya dengan Gibran Berkaitan dengan Urusan Rekomendasi Pilkada Solo 2020

Ini instruksi Abah Ali pada Pendukungnya, Legowo Walau Gagal Maju Pilkada Solo 2020 Jalur Independen

Meski rekomendasi PDI Perjuangan di Pilkada Solo masih misteri sampai saat ini. 

"Kalau saya menyampaikan Purnomo-Teguh pasti menang tapi nyambut gawe itu tidak salah," ujar Rudy, Minggu (8/3/2020).

"Karena kita sudah melaksanakan proses penjaringan dan penyaringan menggunakan Peraturan Partai Nomor 24 Tahun 2017," imbuhnya.

Rudy menyebutkan tidak akan ada sanksi yang akan diberikan bila ada kader yang berbicara soal pasangan bakal calon Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan yakni Purnomo-Teguh. 

"Teman-teman satgas dan pengurus partai tidak perlu khawatir, kalau sudah bicara Purbomo-Teguh tidak akan disanksi," tuturnya. 

Namun, Rudy juga mengajak supaya para kader PDI Perjuangan tetap harus tegak lurus keputusan partai. 

Itu juga termasuk keputusan PDI Perjuangan terkait sosok yang mendapat rekomendasi untuk berlaga di Pilkada Solo 2020.

"Namanya tegak lurus selalu saya sampaikan berkali-kali, taat dan patuh terhadap aturan partai, AD/ART partai, keputusan-keputusan partai dan keputusan Ketua Umum," kata Rudy. 

"Ketua Umum diberi hak untuk memberikan keputusan, diberi hak Prerogatif kongres, itu yang nanti kita laksanakan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved