Berita Wonogiri Terbaru
7 Kecamatan di Wonogiri Terendam Banjir dan Dilanda Longsor, Warga Mengungsi hingga Buat Rakit
Tujuh kecamatan di Wonogiri dilanda bencana banjir dan longsor saat hujan deras mengguyur kawasan Wonogiri, Jumat (6/3/2020).
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribubSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sejumlah kawasan di 7 kecamatan di Kabupaten Wonogiri dilanda bencana banjir dan longsor saat hujan deras mengguyur kawasan Wonogiri, Jumat (6/3/2020).
Akibatnya, puluhan bangunan di Kecamatan Pracimantoro terendam banjir dan sebuah jembatan roboh.
Banjir sempat merendam sejumlah fasilitas umum seperti Jalan Raya Pracimantoro-Bedoyo Wonosari DIY, masjid, KUA, sekolah, dan 7 bangunan permukiman warga masyarakat tergenang.
• Banjir Landa Pracimantoro Wonogiri Setinggi 1 Meter, Puluhan Rumah hingga Lahan Pertanian Terendam
Peristiwa ini mengakibatkan 11 KK dan 28 jiwa di Desa Joho terpaksa harus mengungsi.
"Saat ini kondisinya sudah surut, tinggal di Desa Petirsari saja yang masih ada genangan," kata Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Senin (9/3/2020).
Dari data yang dirilis BPBD Wonogiri, Di Kecamatan Nguntoronadi, Desa Bulurejo, Dusun Karangturi akibat luapan Sungai Wiroko mengakibatkan terjadi banjir.
• Banjir Rendam Permukiman Sekitar PT Sritex Sukoharjo, Normalisasi Kali Langsur Dijanjikan Tahun Ini
Sementara di Kecamatan Giriwoyo, terjadi penyumbatan saluran pembuangan air ke lubang luweng serta tingginya kapasitas volume air hujan.
Dampaknya terjadi banjir pada cekungan wilayah di lingkungan Tameng Kelurahan Girikikis.
Air Luweng menggenang badan jalan sehingga permukiman warga terisolir, jumlah KK sebanyak 7 KK dengan jumlah jiwa 14 orang.
• Banjir Rendam Permukiman Sekitar PT Sritex Sukoharjo, Normalisasi Kali Langsur Dijanjikan Tahun Ini
"Di Girikikis masih terdapat warga yang terisolir karena ketinggian jalan menuju permukiman sekitar 50-100 cm."
"Upaya yang dilakukan telah kami lakukan ada membuat rakit penyeberangan dengan menggunakan bambu dari BPBD, Relawan SAR dan warga yang terisolir," jelasnya.
Untuk Kecamatan Sidoharjo, terjadi tanah longsor menimpa dinding tembok sehingga mengakibatkan rumah milik Somowijoyo di Dusun Sukorejo, RT 01/RW 10, Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo rusak.
• Sukoharjo Dikepung Banjir, BPBD Sebut Drainase dan Lahan yang Menyempit Jadi Penyebab
Di Kecamatan Eromoko, talut jalan di Desa Panekan setinggi 12 meter panjang longsoran sekitar 4 meter.
Pondasi Jembatan Dusun Malangan Desa Baleharjo tergerus aliran air yang cukup deras.
Di Kecamatan Girimarto, tebing tanah depan rumah milik Giyanto di Dusun Demopo, RT 03/RW 05, Desa Semagar mengalami longsor.
Lalu di Kecamatan Batuwarno terjadi longsor menimpa rumah Rakinem yang menimpa tiga rumah warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/banjir-rendam-rumah-warga-wonogiri.jpg)