Virus Corona

Viral Kabar 2 Warga Solo Terpapar Corona, Ini Penjelasan Resmi RSUD dr Moewardi Solo

Berita dugaan dua warga Solo terpapar Virus Corona, viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah akun Instagram di Solo Raya.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Foto hanya untuk Ilustrasi. Foto ini adalah momen ketika wartawan memakai alat pelindung khusus, sebelum memasuki laboratorium yang memeriksa sampel media pembawa virus Corona di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Sri Oemijati, Jl. Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berita dugaan dua warga Solo terpapar Virus Corona, viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah akun Instagram di Solo Raya.

Mengklarifikasi hal tersebut, RSUD dr Moewardi Solo menjelaskan, pihaknya tengah merawat dua warga Solo yang mengalami gejala mirip virus Corona, yakni demam dan batuk.

Kesaksian Julie, Pasien Corona yang Sembuh dalam 9 Hari : Sulit Bernafas Jadi Puncak Penderitaan

Jumlah Positif Corona di Indonesia Kini Melebihi Arab Saudi, 13 Pasien Baru Dinyatakan Positif

Dugaan terpapar Corona, karena gejala tersebut dirasakan setelah mereka melakukan perjalanan jauh ke luar Provinsi.

Suhu badan mereka mencapai 37,8 derajat celcius saat diperiksa.

Meski demikian, Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi Eko Haryati menuturkan pihaknya belum bisa menyampaikan status kedua warga Solo itu.

"Benar, saat ini kami sedang merawat dua pasien di ruang isolasi, cuma kami sampai saat ini belum berani menyampaikan positif dan negatif," tutur Eko, Senin (9/3/2020).

Seorang warga Solo merupakan rujukan dari rumah sakit lain, sedangkan sisanya datang karena keinginannya sendiri.

Pihak RSUD dr Moewardi belum bisa memastikan, karena hasil positif Corona atau tidak, dirilis oleh tim Kementerian Kesehatan.

"Kedua masuk kemarin malam, dan kami belum berani mengatakan mereka suspect karena masih menunggu hasil pemeriksaan penunjang," kata Eko.

Kedua pasien telah diambil sampel swab tenggorokannya dan sedang diperiksa di Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan yang pertama, pengambilan sudah kemarin waktu pasien datang kemarin malam, sampel swab tenggorokan langsung diambil," ucap Eko.

"Kemarin malam dikirim ke Litbangkes dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan besok, prosesnya dua kali," imbuhnya membeberkan.

Eko mengatakan berpergian ke luar negeri bukan lagi menjadi patokan pasti di tengah wabah virus Corona yang telah masuk ke Indonesia.

Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Flu Biasa yang Harus Kamu Ketahui

"Sekarang virus Corona sudah masuk ke Indonesia, jadi tidak ada patokan bahwa harus pergi ke luar negeri," katanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved