Berita Terbaru Klaten
Beredar Pesan WA Warga Klaten Terpapar Corona, Ternyata Hoax, Ini Fakta Sebenarnya
"Beritanya tidak benar itu, hoax," kata Anggit Budiarto ketika dihubungi TribunSolo.com, Minggu (15/3/2020).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Beredar pesan berantai via aplikasi whatsapp satu warga Klaten terpapar Virus Corona, Minggu (15/3/2020).
Dalam pesan berantai tersebut dikatakan bahwa warga itu pulang dari Jepang dan dibawa ke RSI Tugu.
• Status Solo KLB Corona, Keraton Surakarta Tetap Gelar Tingalan Dalem Jumenengan Maret Ini
• Waspada Penyebaran Virus Corona, Siswa di Klaten Diliburkan 2 Minggu
Berikut Isi pesan whatsapp yang beredar tersebut:
"Bpk ibu,orang karangturi,balak cawas,sudah tertular virus corona,dia plng dari jepang,di bw ke rsi tugu,lalu sekarang di rujuk ke tglyoso,hati2 bpk ibu jaga keluarga kita masing2 biar du jauhkan dari virus yg berbahaya itu."
Menelusuri kebenaran informasi tersebut TribunSolo.com mengkonfirmasi pada Juru Bicara Satgas Percepatan Penangangan Covid -19 Klaten Anggit Budiarto.
Anggit Budiarto mengatakan, pesan yang beredar di aplikasi whatsapp tersebut tidak benar alias Hoax.
Sampai saat ini belum ada warga Klaten yang dilaporkan terpapar virus corona atau covid -19.
"Beritanya tidak benar itu, hoax," kata Anggit Budiarto ketika dihubungi TribunSolo.com, Minggu (15/3/2020).
Dia menghimbau masyarakat agar jangan mudah percaya dengan pesan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan apalagi melalui aplikasi whatsapp yang tidak jelas sumbernya.
"Sesuai dengan pernyataan Bupati Klaten masih aman, jangan mudah percaya dengan kabar tidak benar," papar Anggit.
Anggit meminta agar masyarakat Klaten tetap tenang dan selalu menerapkan pola hidup sehat terlebih cuci tangan pakai Sabun. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tangkapan-layar-whatsapp-hoax-warga-klaten.jpg)