Tanggapi Virus Corona di Jateng, Ganjar Pranowo: Sudah Saatnya Semua Transparan

Dia menyebut, kemungkinan di Dinkes Jateng akan ada media centernya untuk informasi corona agar publik semua tahu.

TRIBUN JATENG/M SHOLEKAN
Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo (kiri) dan Direktur RSUD dr Moewardi Solo, Cahyono Hadi menjelaskan pasien positif corona di Jawa Tengah dalam jumpa pers di Puri Gedeh, Semarang, Jumat (13/3/2020) sore. 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, untuk perkembangan kasus virus corona di Jateng akan diumumkan kepada masyarakat secara transparan.

Dia menyebut, kemungkinan di Dinkes Jateng akan ada media centernya untuk informasi corona agar publik semua tahu.

"Sudah saatnya semua transparan. Saya titip saja kerumunan dibatalkan dulu. Masjid yang mau ibadah karpet dibuka lantai dipel agar kita bisa menjaga kesehatan," kata Ganjar usai menggelar rapat terbatas bersama Forkominda dan seluruh OPD Pemprov Jateng, Sabtu (14/3/2020) malam.

Setelah Jalani Observasi, 68 ABK Diamond Princes Dinyatakan Negatif Corona

Pemerintah Nyatakan Wabah Corona sebagai Bencana Nasional, Bukan Darurat Nasional

Sebelumnya diketahui, seorang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD Moewardi Surakarta meninggal pada Rabu (11/3/2020) siang setelah positif virus corona dan telah dimakamkan di Magetan, Jawa Timur.

Kemudian, istri dari pasien tersebut sementara dirawat di ruang isolasi di RSUP Soedono Madiun.

Selain itu, sopir pasien itu juga baru saja menjalani perawatan.

"Yang di Solo update terbaru ada satu pasien yang merupakan sopir dari pasien yang meninggal karena positif corona. Tapi sedang rawat jalan," kata Ganjar, Sabtu malam.

Selain itu, kata dia, ada satu pasien yang meninggal di RSUD Margono Banyumas akan dibawa ke Kebumen, namun belum diketahui hasil laboratoriumnya.

"Kita belum tahu hasil labnya baru dikirim sore tadi jam 17.00 WIB. Meninggal pada pagi tadi jam 15.45 WIB. Usianya 37 tahun perempuan," jelasnya.

Setelah Positif Corona, Kondisi Menhub Budi Karya Membaik

Cerita Sisi Lain Sejarah Kelurahan Sumber: Pernah Ramai Pencurian dan Perampokan Tahun 1980an

Ganjar menambahkan, tes laboratorium virus corona terdekat saat ini berada di Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP) Yogyakarta.

"Lab sudah ada komunikasi dengan pusat, sudah boleh, sudah mengizinkan. Kita bisa tes lab yang terdekat di BBTKL PP Yogyakarta," katanya.

(Riska Farasonalia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ganjar Sebut Kasus Corona di Jateng Akan Diumumkan kepada Masyarakat Secara Transparan"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved