Virus Corona

Cegah Penyebaran Corona, Sekolah di Wonogiri Diliburkan selama Seminggu

Meneruskan instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, mulai Senin (16/3/2020) hari ini seluruh sekolah di Kabupaten Wonogiri diliburkan

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Ilustrasi - Penyerahan kacamata secara simbolis dari pihak PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Yayasan Berani Bakti Bangsa kepada murid perwakilan sekolah, di SMP Negeri 4 Wonogiri, Selasa (25/4/2017). 

Laporan Wartwan TribunSolo,com, Agil tri

TRIBUSOLO.COM, WONOGIRI – Meneruskan instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, mulai Senin (16/3/2020) hari ini seluruh sekolah di Kabupaten Wonogiri diliburkan.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah sementara diliburkan, terhitung mulai 16-21 Maret 2020.

Dalam SE tersebut, berlaku untuk Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK)/SD/SMP, sanggar seni di Wonogiri.

Daftar 8 Rumah Sakit Rujukan untuk Virus Corona di Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri dan Sragen

Plt, Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Teguh Sutiyono menyampaikan, membenarkan terbitnya SE tersebut.

Langkah ini sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan Covid-19 (Corona).

“Yang diliburkan hanya siswa, sementara guru, kepala sekolah dan karyawan tetap masuk seperti biasa, katanya saat dihubungi, Senin (16/3/2020).

Hari Ini, RSUD Dr Moewardi Batasi Pengunjung, Pasien Rawat Inap Tak Boleh Dibesuk

Teguh menyampaikan, meski diliburkan namun anak didik tetap diberi tugas belajar di rumah melalui jarak jauh atau daring (dalam jaringan).

Selain itu, di tiap sekolah, fasilitas kesehatan negeri dan swasta wajib untuk menyiapkan alat pemindai suhu tubuh, sabun dan hand sanitizer.

“Kita juga menunda dan membatasi kegiatan yang menghadirkan orang banyak di tempat-tempat umum,” imbuhnya

Hal ini membuat kegiatan ekstra kulikuler yang direncakan sekolah harus ditunda terlebih dahulu.

4 Rumah Sakit di Solo Tiadakan Kunjungan Pasien Rawat Inap

Selain itu, kegiatan kontak fisik seperti salaman, pelukan, cium tangan juga dihindari terlebih dahuilu.

Pemkab Wonogiri menghimbau untuk para guru PAUD menyiapkan konsep pembelajaran yang dibimbing langsung oleh orang tua dengan tema yang telah ditentukan lembaga PAUD.

“Kepala satuan pendidikan juga diminta untuk berkominikasi dengan wali murid, agar membimbing dan membiasakan anaknya meningkatkan pola hidup sehat,” tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved