Terkait Virus Corona, MUI Imbau Baca Doa Qunut Nazilah, Doa untuk Menangkal Turunnya Musibah

Beberapa waktu lalu MUI menghimbau umat beragama Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari musibah serta membaca doa

Terkait Virus Corona, MUI Imbau Baca Doa Qunut Nazilah, Doa untuk Menangkal Turunnya Musibah
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi orang berdoa. 

TRIBUNSOLO.COM - Berbagai cara dilakukan untuk menangkal virus corona di Indonesia.

Beberapa waktu lalu MUI menghimbau umat beragama Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari musibah serta membaca doa Qunut Nazilah.

Temui Ganjar Pranowo, Eks-ISIS dan Mantan Napi Terorisme: Mudah-mudahan Bisa Menebus Kesalahan Saya

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekjen MUI KH SHolahuddin Al Aiyub saat membacakan tausiyah tersebut di hadapan media di kantor MUI Pusat pada hari Selasa (03/3/2020) lalu.

“Caranya dengan memperbanyak taubat, memohon ampun kepada Allah Azza wa Jalla, meninggalkan perilaku dzalim, memperbanyak sedekah, dan meninggalkan permusuhan, karena penyebaran virus Corona ini bisa jadi merupakan peringatan dari Allah SWT agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya, dikutip Mui.or.id, Selasa (17/3/2020).

Anjuran membaca doa Qunut Nazilah dilakukan setiap shalat fardhu.

Doa Qunut Nazilah adalah doa untuk menangkal turunnya musibah atau malapetaka.

Doa ini dibaca setelah ruku' pada rakaat terakhir shalat fardhu.

Dilansir Mui.or.id, Selasa (17/3/2020) doa Qunut Nazilah dibaca pelan saat shalat Dhuhur dan Ashar, sedangkan saat Shalat Maghrib, Isya’, dan Subuh dibaca secara Jahriyah atau keras.

Ketika melakukan shalat berjamaah, Imam shalat dimohonkan membaca lafadz doa Qunut Nazilah dengan mengganti kata untuk diri sendiri ‘ni‘ (mutakallim wahdah, saya) menjadi ‘na” (mutakallim ma’al ghair, kita), sementara makmum cukup mengaminkan saja.

Bacaan doa Qunut Nazilah.
Bacaan doa Qunut Nazilah. (Rilis Dewan Pimpinan MUI)

Dikutip Islam.nu.or.id, Selasa (17/3/2020) dalam Taqriratus Sadidah fi Masa‘il Mufidah dijelaskan:

Halaman
123
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved