Berbagai Cara Korea Selatan Hadapi Virus Corona: Tes Drive Thru dan Gunakan "Bilik Telepon"

Diketahui, Korea Selatan menjadi salah satu sorotan dunia karena berhasil mencegah meluasnya virus corona atau Covid-191 tanpa melakukan lockdown.

Tayang:
kompas.com
Tes Covid-19 - Seorang pria berbicara kepada seorang perawat selama tes COVID-19 di sebuah bilik pengujian di luar rumah sakit Yangji di Seoul pada 17 Maret 2020. Sebuah rumah sakit Korea Selatan telah memperkenalkan bilik telepon. Hal tersebut dilakukan guna menghindari staf medis yang harus menyentuh pasien secara langsung dan mengurangi waktu disinfeksi.(Ed Jones/AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Korea Selatan memiliki berbagai cara yang cepat dan tepat dalam mengantisipasi dan menanggani virus corona yang ada di Negaranya.

Beberapa cara yang mereka lakukan seperti membuat drive thru untuk tes corona.

Selain itu, saat ini mereka juga menggunakan metode unik dengan menggunakan sebuah tempat bergaya bilik telepon.

Cegah Virus Corona Masuk Lingkungan Rumah, Ini 5 Tipsnya

Virus Corona Merebak, KPU akan Umumkan Penundaan Pilkada Serentak 2020

Diketahui, Korea Selatan menjadi salah satu sorotan dunia karena berhasil mencegah meluasnya virus corona atau Covid-191 tanpa melakukan lockdown.

Transparansi dan tes yang massif menjadi kuncinya.

DI awal merebaknya wabah corona, Korea Selaran membuat drive thru untuk tes corona, sebuah metode tes corona yang cepat dan masyarakat tidak perlu keluar dari mobil untuk melakukan tes.

Praktik tersebut telah diadopsi secara internasional.

Sebuah rumah sakit di Korea Selatan, RS H Yangji di Seoul, ternyata juga mempunyai metode unik untuk mengetes corona.

Dilansir dari Korea Herald (18/3/2020), untuk melacak virus corona para staf medis menggunakan sebuah tempat bergaya bilik telepon.

Rumah sakit tersebut dijuluki "Safe Assessment and Fast Evaluation Technical booths of Yangji hospital" atau disingkat SAFETY .

Cara kerja

Bilik telepon itu terdiri atas 4 booth atau stand. Masing-masing hanya bisa diisi oleh satu pasien.

Setiap pasien masuk ke dalam bilik untuk konsultasi cepat dengan tenaga medis menggunakan interkom.

Jika perlu tenaga medis akan mengambil sampel para pasien dengan menyeka hidung dan tenggorokan.

Untuk melakukannya, tenaga medis dilindungi sarung tangan karet panjang yang terpasang di panel.

Seluruh proses memakan waktu sekitar 7 menit saja. Saat proses selesai, stand itu kemudian didesinfeksi.

Bilik telepon SAFETY itu ukurannya lebih kecil daripada ruang tekanan negatif yang biasa digunakan untuk tes.

Presiden rumah sakit, Kim Sang-il mengatakan bilik tersebut juga merupakan ruang yang jauh lebih aman untuk melakukan pengujian virus corona.

Dia membandingkan bilik telepon SAFETY dengan ruang tekanan negatif.

Bilik ini hanya boleh diisi satu orang, sedangkan di ruang tekanan negatif bisa diisi beberapa orang.

Menjadi alternatif

 Bilik telepon SAFETY merupakan alternatif tes virus corona bagi orang-orang yang tidak mengemudi mobil.

Jadi ketika mereka tidak melakukan tes lewat metode drive thru, mereka bisa memilih SAFETY.

Selain itu juga alternatif bagi anak-anak.

Fasilitas ini terinspirasi dari lemari biosafety yang juga dikenal sebagai kotak sarung tangan isolasi.

Pada lemari biosafety para pekerja laboratorium melakukan operasi melalui lengan karet sepanjang lengan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Baru Korea Selatan Tes Corona, Gunakan "Bilik Telepon" ",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved