Solo KLB Corona

Pemkot Solo Tanggapi Usulan Keringanan Pajak Para Pengusaha Kuliner, Segera Lapor ke Wali Kota

"Baik, besok Senin kita laporkan kepada Wali Kota," tutur Yosca, Sabtu (21/3/2020).

Pemkot Solo Tanggapi Usulan Keringanan Pajak Para Pengusaha Kuliner, Segera Lapor ke Wali Kota
TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA
Suasana di Warung Selat Mbak Lies Solo yang terlihat sepi pengunjung seusai Solo KLB Corona, Sabtu (21/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menanggapi permintaan para pengusaha kuliner soal keringanan pajak dampak status Kejadian Luar Biasa (KLB) corona Solo .

Para pengusaha kuliner Kota Solo meminta keringanan pajak lantaran pendapatan mereka juga terdampak virus corona saat ini.

Pengunjung mereka turun drastis, tidak sebagus sebelum status Kejadian Luar Bisa (KLB) Corona diterapkan di Solo.

Akibat ODP Crona Solo Tak Tertib, Karantina Mandiri 17 Rumah di Solo Dijaga Anggota TNI

UPDATE Corona Sabtu 21 Maret 2020, Jumlah Pasien Meninggal akibat Covid-19 Mencapai 38 Orang

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Yosca Herman Soedrajad angkat bicara soal usulan tersebut.

Dia mengatakan, usulan tersebut akan dilaporkannya kepada Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

"Baik, besok Senin kita laporkan kepada Wali Kota," tutur Yosca, Sabtu (21/3/2020).

Yosca menuturkan belum ada kebijakan baru terkait pajak hotel dan restoran yang akan diterapkan selama merebaknya wabah virus Corona.

Ditambah lagi, Pemerintah Kota Solo memberlakukan status kejadian luar biasa virus tersebut.

"Belum ada kebijakan terkait itu," tutur dia.

"Kita tunggu koordinasi dengan Wali Kota besok Senin," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved