Seorang Guru Tega Perkosa Siswinya yang Difabel, Modusnya Jemput dan Antar Korban ke Asrama
Tiba di asrama, AN melaporkan tindakan gurunya itu kepada kepala asrama. Laporan itu diteruskan kepada kepala sekolah.
TRIBUNSOLO.COM, KUPANG - TU, seorang guru di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga memerkosa siswi difabel berinisial, AN (19).
Kasus itu terbongkar setelah AN melaporkan tindakan gurunya ke Polres Rote Ndao.
Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo mengatakan, AN diperkosa di hutan yang tak jauh dari sekolah.
Kejadian itu bermula ketika TU membonceng AN dari asramanya menuju Ba'a, ibu kota Kabupaten Rote Ndao.
• Kematian di Bawah 1 Persen, Jerman Pilih Batasi Perkumpulan Maksimal 2 Orang Daripada Karantina
Mereka hendak membeli bakso.
Setelah membeli bakso, TU membonceng korban kembali ke asrama.
"Namun, sesampainya di hutan dekat asrama, terlapor (TU) mengarahkan sepeda motor ke hutan," kata Anam kepada Kompas.com, Minggu (21/3/2020) malam.
Tiba di hutan, TU berhenti dan mematikan mesin sepeda motornya.
Pria yang berprofesi sebagai guru aparatur sipil negara (ASN) itu memarkir kendaraannya dan menyuruh korban turun.
• Doa Ganindra Bimo untuk Andrea Dian yang Positif Terinfeksi Virus Corona
TU lalu membuka pakaiannya dan meminta korban melakukan oral seks, tapi AN menolak.
"Terlapor sempat melakukan pemaksaan untuk meremas payudara korban kemudian membaringkan korban di atas tanah dan selanjutnya memerkosa korban," ujar Anam, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.
Setelah melakukan aksi bejatnya, TU mengantarkan korban kembali ke asrama.
Tiba di asrama, AN melaporkan tindakan gurunya itu kepada kepala asrama. Laporan itu diteruskan kepada kepala sekolah.
• Ingat, Bank Mandiri, BCA, dan Danamon Batasi Jadwal Operasionalnya Mulai Hari Ini
Kepala sekolah lalu mengklarifikasi laporan itu kepada TU.
Tapi, guru itu membantah telah memerkosa korban.