Breaking News:

Seorang Guru Tega Perkosa Siswinya yang Difabel, Modusnya Jemput dan Antar Korban ke Asrama

Tiba di asrama, AN melaporkan tindakan gurunya itu kepada kepala asrama. Laporan itu diteruskan kepada kepala sekolah.

Editor: Hanang Yuwono
(Shutterstock)
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

"Terlapor sempat melakukan pemaksaan untuk meremas payudara korban kemudian membaringkan korban di atas tanah dan selanjutnya memerkosa korban," ujar Anam, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Setelah melakukan aksi bejatnya, TU mengantarkan korban kembali ke asrama.

Tiba di asrama, AN melaporkan tindakan gurunya itu kepada kepala asrama. Laporan itu diteruskan kepada kepala sekolah.

Ingat, Bank Mandiri, BCA, dan Danamon Batasi Jadwal Operasionalnya Mulai Hari Ini

Kepala sekolah lalu mengklarifikasi laporan itu kepada TU.

Tapi, guru itu membantah telah memerkosa korban.

Karena tak ada saksi, kepala sekolah tidak menindaklanjuti laporan itu.

AN pun sempat meminta pihak sekolah untuk menelepon orang tuanya untuk memberitahukan kasus yang dialaminya, tapi tidak direspons.

Ketum Golkar Airlangga Pilih One - Endang untuk Hadapi Petahana Sri Mulyani di Pilkada Klaten 2020

Tak terima dengan perlakuan itu, AN memilih kabur dari asrama dan pulang ke rumahnya.

AN menceritakan insiden yang dialaminya kepada orangtua.

"Orang tua korban lalu mendatangi Polres Rote Ndao dan membuat laporan polisi," kata Anam.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved