Anggarkan Rp 100 M untuk Atasi Corona di Jateng, Ganjar Sebut Masih Terlalu Kecil

Ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat yang diikuti oleh delapan gubernur dan menteri kabinet kerja tersebut. Selain isu kesehatan, sosial ekonomi

TribunSolo.com/Adi Surya
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membacakan sambutan dalam acara 'Membatik Untuk Negeri' di Pura Mangkunegaran, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyediakan dana sebesar Rp 100 miliar untuk memenuhi kebutuhan di sektor kesehatan dalam menanggulangi Covid-19 atau virus corona di wilayah Jawa Tengah.

"Kita masih konsentrasi di kesehatannya untuk kebutuhan sekitar Rp100 miliar lebih sedikit. Sekarang menyiapkan untuk social safety net, sedang kami siapkan," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat konferensi pers di Puri Gedeh, Selasa (24/3/2020).

Maka dari itu, Ganjar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya untuk melakukan penghitungan terkait dampak Covid-19 dari sektor ekonomi, sosial, industri, perdagangan dan investasi.

Terkait Pembatalan UN 2020, Ini Tiga Fakta Penting yang Harus Diketahui

Nadiem: Pembatalan UN Tidak Berdampak pada Penerimaan Peserta Didik Baru SMP dan SMA

Ganjar menduga, anggaran sebesar itu dirasa masih terlalu sedikit karena hanya untuk kebutuhan di sektor kesehatan saja.

"Dugaan saya kalau Rp100 miliar lebih sedikit itu masih terlalu kecil. Maka itu hanya dari sisi rumah sakit yang membutuhkan saja. Sementara ekonomi yang lain masih belum masuk datanya sampai hari ini," jelasnya.

Sebelumnya, Ganjar melakukan video conference dengan Presiden Joko Widodo terkait update perkembangan dampak Covid-19 di Jateng.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat yang diikuti oleh delapan gubernur dan menteri kabinet kerja tersebut. Selain isu kesehatan, sosial ekonomi menjadi pembahasan utama.

"Tadi Pak Presiden mengarahkan seluruh daerah menyiapkan penghitungan teknis, baik terkait aspek kesehatan dan ekonomi serta sosial," katanya.

Presiden, lanjut dia, telah memerintahkan pemerintah daerah untuk melakukan relokasi dan realokasi anggaran yang ada.

Sejumlah anggaran yang tidak mendesak, harus diarahkan pada kepentingan penanganan corona.

"Termasuk Presiden memerintahkan kami menghitung berapa social safety net yang dibutuhkan. Presiden meminta disiapkan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak virus ini," terangnya.

UPDATE CORONA Selasa 24 Maret 2020 untuk Persebaran ODP, PDP & Positif Covid-19 di Wilayah Solo Raya

UN 2020 Ditiadakan, Nadiem Sebut Masih Bisa Jalankan Opsi Lain

Pihaknya, lanjut dia, sudah menghitung dampak sosial yang timbul di Jateng. Dinas Sosial, lanjut Ganjar, sudah melakukan pendataan dan penghitungan.

"Nanti apa saja yang terdampak, siapa yang terpengaruh hingga prioritas. Sesuai arahan presiden, mereka yang butuh perhatian adalah lansia, penyandang disabilitas, orang sakit, UKM dan lainnya," ujarnya.

(Riska Farasonalia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siapkan Anggaran Rp 100 M Atasi Corona di Jateng, Ganjar: Terlalu Kecil"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved