Solo KLB Corona
Update Corona Solo, Karyawan Mulai Dirumahkan karena Bisnis Perhotelan Alami Pukulan Sangat Telak
Bisnis perhotelan di Kota Solo menerima imbas dari mewabahnya virus Corona, terutama setelah Pemkot Solo memberlakukan status KLB.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bisnis perhotelan di Kota Solo menerima imbas dari mewabahnya virus Corona, terutama setelah Pemkot Solo memberlakukan status kejadian luar biasa (KLB).
Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Solo Sistho A Sreshtho menyampaikan bisnis perhotelan saat sedang mengalami pukulan sangat telak akibat wabah virus Corona.
"Memang saat ini perhotelan di Solo mengalami pukulan yang sangat telak dengan adanya status Solo diubah menjadi KLB," tutur Sistho kepada TribunSolo.com, Senin (23/3/2020).
• Hanya Rp 35 Ribu, RS Tangani Pasien Corona Solo Buat APD yang Biasanya Dibenderol Ratusan Ribu
"Sejak dilakukan perubahan itu, semua bisnis rontok, banyak terjadi pembatalan," imbuhnya membeberkan.
Status KLB bukan satu-satunya faktor yang membuat bisnis perhotelan di Solo lesu.
Sistho menjelaskan penemuan kasus Corona pertama kali di Indonesia menjadi stimulus awal perlambatan di bisnis tersebut.
Meski, pada waktu itu hotel-hotel di Solo belum merasakan dampak perlambatan tersebut.
• KRONOLOGI Warga Sukoharjo Terjangkit & Positif Corona karena Kumpul Bersama Teman-teman di Semarang
"Yang terkena imbas daerah-daerah yang banyak dikunjungi tamu internasional, seperti Bali, Batam, Manado, dan Yogyakarta, pada waktu itu Solo belum termasuk dan masih aman," jelas Sistho.
"Itu karena Solo tidak memilik banyak tamu internasional, dan begitu ditetapkan KLB, saat itu juga kawan-kawan perhotelan mengalami banyak pembatalan," tambahnya.
Bisnis perhotelan di Solo dibuat semakin lesu dengan tidak dikeluarkannya izin untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak.
Penyelenggaraan seminar, workshop, dan perayaan pernikahan menjadi beberapa kegiatan yang tidak diizinkan untuk digelar sementara waktu.
• UPDATE Corona Solo, Bak Kota Mati Begini Foto-foto Kondisi Kampung Halaman Presiden Jokowi
"Seiring berjalannya waktu, kondisi semakin tidak menentu bagi para pelaku perhotelan," tutur Sistho.
"Tidak adanya kegiatan-kegiatan semacam itu dan hanya bergantung pada tamu-tamu yang menginap, saya pastikan tidak ada hotel yang akan mengambil profitabilitas," imbuhnya.
Para pelaku bisnis perhotelan saat ini memilih berfokus pada pemberlakuan efisiensi di tengah kelesuan yang terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jalan-slamet-riyadi1.jpg)