Berita Sukoharjo Terbaru
Saat Orang Parno Corona, Pria Tergeletak di Jalan Kartasura Dibiarkan, Ternyata Epilepsinya Kambuh
Banyak orang yang kemudian menjadi 'parno', sehingga sedikit-sedikit dihubungkan dengan penyakit mematikan asal Wuhan, China itu.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Penyebaran virus Corona tidak hanya membuat orang cemas.
Namun seakan banyak orang yang kemudian menjadi 'parno', sehingga sedikit-sedikit dihubungkan dengan penyakit mematikan asal Wuhan, China itu.
Ya, akhir-akhir ini kasus seorang yang pingsan hingga meninggal di jalanan pun menjadi viral.
Meskipun belum ada rekam medis dan penelitian dari rumah sakit yang menyebut karena terserang virus, para pengendara tetap jaga jarak aman karena khawatir karena Corona.
• Bupati Gowa Angkat Bicara Soal Ambulans Jenazah PDP Diusir dari Makam: Mohon Masyarakat tak Menolak
Seperti kasus pria tiba-tiba tergeletak di ruas jalan Slamet Riyadi di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Minggu (29/3/2020).
Pria yang tidak diketahui identitasnya itu mengenakan kemeja hitam, celana pendek, dan topi hitam.
Hal ini sontak membuat warga sekitar dan pengguna jalan ketakutan karena khawatir Corona.
Mereka tidak berani mendekat dan hanya memberikan tanda batas jarak aman dari tubuh pria tersebut hingga beberapa meter.
• Nestapa Spanyol Dihantam Corona : Penggali Kubur Kewalahan, Jenazah-jenazah di Rumah Tak Terurus
Nampak satu ruas jalan ditutup oleh warga, dengan menggunakan peralatan seadanya.
Bahkan pengendara dan warga hanya bisa menyaksikan dan mengabadikan orang tergeletak tersebut.
Menurut Kapolsek Kartasura, AKP Dani Permana Putra, pria yang berusia sekitar 50 tahun itu diketahui terkena epilepsi atau ayan.
"Diduga dia tergeletak karena penyakit epilepsinya kambuh," katanya.
• Update Kasus Corona di Italia 29 Maret 2020: Kematian Mencapai 10 Ribu Orang, Total 92.472 Kasus
Dani mengungkapkan, saat petugas tiba di lokasi, pria tersebut ternyata sudah sadar.
"Dari laporan anggota kami di lapangan, saat petugas datang, pria tersebut sudah sadar dan sudah bisa berjalan," jelasnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, pria tersebut lantas dijemput keluarganya untuk dibawa pulang kerumahnya di kawasan Desa Pucangan, Kartasura.
"Sudah diajak adiknya pulang ke Pucangan," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/seorang-priatergeletak-di-ruas-jalan-slamet-riyadi-dikira.jpg)