Solo KLB Corona

Dampak Corona, Ada Perusahaan di Klaten PHK 335 Karyawan, 700 Dirumahkan

"Betul, ada satu perusahaan yang telah melakukan PHK sebanyak 335 karyawannya," ungkap Slamet, Sabtu (4/4/2020).

Tayang:
(TRIBUNjogja.com | Bramasto Adhy)
Ratusan buruh memperingati Hari Buruh di kawasan Malioboro, Yogyakarta, . 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dampak virus corona sudah mulai terasa pada sektor ekonomi Perusahaan di Solo Raya. 

Seperti yang terjadi di Kabupaten Klaten ada perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada buruh mereka.

Diketahui, ada satu perusahaan yang harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan jumlah 335 karyawan.

Hotel di Solo Bergantian Buat Kode Lampu, Ternyata Pesan Haru untuk Karyawan yang Terimbas Corona

Sosialisasikan Bahaya Covid-19, Kepala Desa di Sumbar Dianiaya Warga hingga Dilarikan ke Puskesmas

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Klaten Slamet Widodo mengatakan, memang sudah ada perusahaan di Klaten yang melakukan PHK.

"Betul, ada satu perusahaan yang telah melakukan PHK sebanyak 335 karyawannya," ungkap Slamet, Sabtu (4/4/2020).

Slamet mengatakan, perusahan yang melakukan PHK dengan jumlah cukup besar itu merupakan salah satu perusahaan besar di Kabupaten Klaten.

"Perusahaan yang melakukan PHK cukup besar ini dari salah satu perusahaan besar di sini," ucap Slamet.

Slamet mengaku, sampai saat ini baru ada 32 perusahaan yang melaporkan kondisi dampak corona padanya.

"Sementara yang tercatat baru 32 perusahaan yang melaporkan diri kondisi perusahaan dari total 947 perusahaan di Klaten," kata Slamet.

Sementara itu, Slamet mengatakan, jumlah pekerja yang harus di rumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja di Kabupaten Klaten sekitar 700 orang.

"Data sementara, perusahaan yang merumahkan pekerjanya sekitar 700-an orang" terang Slamet.

Slamet mengatakan, dia masih melakukan pengumpulan data dan belum final.

"Kita masih tahap pengumpulan data jadi belum final," ujar Slamet.

Slamet mengatakan akan data resmi dan final Senin (6/4/2020) nanti.

"Data lengkap akhirnya diumumkan besok Senin, tunggu saja," lengkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved