Breaking News:

Virus Corona

Tak Ada Sinyal Internet, Mahasiswa IPB Ini Jalan 30 Menit Naik Bukit Tiap Hari untuk Kuliah Online

Sejak merebaknya wabah corona di Indonesia memksa hampir semua orang untuk membatasi aktifitasnya.

Nextren
Idim Dimyati, mahasiswa IPB di Lebak Banten ini harus naik bukit tiap hari agar bisa kuliah online 

TRIBUNSOLO.COM - Sejak merebaknya wabah corona di Indonesia memksa hampir semua orang untuk membatasi aktifitasnya.

Kebijakan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah kini dilakukan hampir semua orang.

Diizinkan Pulang, Bima Arya Bagikan Momen Haru Tenaga Medis Tidur dan Ibadah Pakai APD

Bagi mereka yang masih belajar, akses internet menjadi andalan untuk belajar dan mengejarkan tugas-tugas dari guru atau dosennya.

Sedangkan mahasiswa di berbagai kampus diminta pulang dan belajar secara jarak jauh secara online.

Yang menjadi masalah adalah mahasiswa yang berada di pelosok, karena mereka kesulitan mendapatkan sinyal operator seluler.

Tak usah jauh-jauh melihat ke luar Jawa, tapi hanya sekitar 90 km dari ibukota Jakarta, ternyata sudah sulit mendapatkan sinyal seluler untuk internetan.

Salah satunya Idim Dimyati, mahasiswa dari Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian IPB University yang setiap hari harus naik bukit di desanya.

Seperti dilansir dari situs resmi IPB, ritual ini ia lakukan untuk mendapatkan sinyal internet guna mengikuti perkuliahan online yang digelar kampusnya.

Mahasiswa asal Desa Sindangwangi Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak, Banten ini harus pulang ke rumahnya karena kebijakan Partially Closed Down yang diterapkan oleh IPB University, terkait merebaknya wabah COVID-19.

Anak pertama dari empat bersaudara ini harus pulang dan kembali kepada keluarganya di desa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved