Solo KLB Corona

Warga Colomadu Positif Corona, Pemkab Karanganyar Berlakukan Karantina Wilayah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberlakuan karantina wilayah di sekitar tempat tinggal warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TribunSolo.com/Adi Surya
Lockdown di Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (11/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberlakuan karantina wilayah di sekitar tempat tinggal warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebuah Perumahan di Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar menjadi daerah yang diterapkan karantina wilayah.

Pasalnya, seorang warga di perumahan tersebut telah terkonfirmasi positif Covid-19 berdasar hasil laboratorium yang keluar Jumat (10/4/2020).

Dua Warga Karanganyar Positif Corona, Keduanya Alami Gejala seusai Bepergian dari Luar Kota

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan sebanyak 36 jiwa tinggal di perumahan tersebut.

"Di situ, sudah kita tutup, pintunya juga dijaga, artinya ada fleksibilitas," kata dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/4/2020).

"Tetapi perlu diwaspadai, yang keluar masuk harus dikontrol," imbuhnya membeberkan.

Warga Colomadu Positif Corona Dikabarkan Bakal Dirawat di RS Kasih Ibu Solo, Ini Jawaban Rumah Sakit

Akses masuk perumahan dijaga ketat petugas dan warga yang ingin keluar-masuk harus izin.

"Ada petugas piket yang dipiketi, keluarnya harus izin, kepentingannya seperti apa, mau ketemu siapa harus dipantau betul, memang harus ada petugas," tutur Juliyatmono.

"Misalnya beli makanan, bisa kita lihat kemana, jadi terus dikontrol," tambahnya.

Dua Hari Lalu, Warga Colomadu Positif Corona Sempat Berolahraga di Lingkungan Perumahannya

Pemkab Karanganyar telah menyalurkan bantuan sembako ke masyarakat yang tinggal di perumahan tersebut.

"Sudah kita kasih logistik berupa paket yang bisa digunakan selama 14 hari karantina, sudah kita berikan kebutuhan sembakonya," ucap Juliyatmono. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved