Breaking News:

Ari Wibowo Ajak Masyarakat untuk Tak Melupakan Pengabdian Tenaga Kebersihan di Rumah Sakit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkejut saat mendengar informasi tentang aksi penolakan jenazah perawat positif Covid-19 di daerah Sewakul.

Instagram @ariwibowo_official
Ari Wibowo 

TRIBUNSOLO.COM - Pandemi Covid-19 masih melanda tanah air dan sejumlah negara di dunia.

Para petugas kesehatan seperti dokter, perawat disebut garda terdepan dalam menangani korban yang terinveksi virus Covid-19.

Petugas medis dan pemerintah tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak dan menghindari kerumuman demi mereka yang bertugas di rumah sakit tidak semakin berpotensi tertular virus.

Tak sedikit pula petugas medis yang gugur dalam bertugas merawat pasien positif Covid-19.

Curhat Hanung Bramantyo yang Akui Tak Lagi Bisa Menggaji Karyawannya Gara-gara Pandemi Corona\

Sudah Putus, Erika Carlina Tetap Beri Kejutan dan Ucapan untuk Aldy Maldini yang Ultah ke-20

Mirisnya, ada jenazah perawat yang ditolak oleh warga lantaran perawat tersebut positif Covid-19.

Kejadian miris itu terjadi di daerah Sewakul, Ungaran, Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkejut saat mendengar informasi tentang aksi penolakan jenazah perawat positif Covid-19 di daerah Sewakul.

"Saya mendapatkan laporan yang mengejutkan, peristiwa yang membuat tatu ati (sakit hati)."

"Sekelompok warga Ungaran menolak pemakaman pasien Covid-19."

"Ini kejadian kesekian kali, dan saya mohon maaf," kata Ganjar dalam cuplikan video yang diunggah di akun Instagram @ganjar_pranowo, Jumat (10/4/2020).

Halaman
123
Penulis: Rifatun Nadhiroh
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved