Solo KLB Corona
Pernah Kontak Fisik dengan Pasien Positif Corona, 6 Mahasiswa UNS Dikarantina Mandiri 14 Hari
untut satu mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo asal Jakarta positif Corona, sebanyak 6 rekannya harus menjalani karantina.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Buntut satu mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo asal Jakarta positif Corona, sebanyak 6 rekannya harus menjalani karantina lantaran pernah kontak secara langsung.
Ketua Tim Medis RS UNS, Reviono mengatakan, ada 6 mahasiswa UNS yang melakukan karantina mandiri selama 14 hari lantaran pernah berkontak dengan mahasiswa UNS pasien positif Corona.
Hal ini berdasarkan hasil tracking tim medis.
• 5 Fakta Mahasiswa UNS Positif Corona di Solo: Sempat Mudik ke Jakarta, Tak Ada Indikasi Sakit
"Sudah dilakukan karantina mandiri, mereka yang melakukan kontak erat," jelas Reviono, Jumat (17/4/2020).
Pihak UNS juga mengawasi mahasiswanya yang melakukan karantina mandiri.
"Bila ada dirasakan gejala bisa menghubungi pihak kampus ke WR III, agar nanti juga akan dihubungkan RS UNS," akunya.
Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho langsung mengontak mahasiswanya yang positif Corona via WhatsApp (WA).
Rektor mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan mahasiswanya yang positif Corona.
• Begini Awal Mula Mahasiswa UNS yang Tak Tunjukkan Indikasi Sakit Akhirnya Dinyatakan Positif Corona
"Saya sudah WhatsApp, tanyakan kondisi dia," papar Jamal Wiwoho, Jumat (17/4/2020).
Dalam percakapan tersebut, Jamal menanyakan kabar mahasiswa yang kini berada di ruang isolasi RS UNS tersebut.
Mahasiswa tersebut mengatakan pada Jamal bahwa kondisi tubuhnya sudah membaik dan lebih baik.
"Dia katakan mau segera keluar, kondisi sudah baik tapi harus ada tes juga yang harus dijalani," kata dia.
Jamal membenarkan mahasiswanya positif Corona.
• Kisah Mahasiswa UNS Solo Tak Tunjukan Indikasi Sakit, Pulang ke Kos Terkonfirmasi Positif Covid-19
Hal itu disampaikan pada jumpa pers Jumat (17/4/2020).
Jamal mengatakan, benar bahwa mahasiswa yang positif Corona adalah mahasiswanya.
"Benar itu mahasiswa kami," jelas Jamal, Jumat (17/4/2020).
Jamal mengatakan, mahasiswa itu menunjukkan gejala setelah kembali dari Jakarta.
Dia masuk periksa di Rumah Sakit (RS) UNS pada 4 April 2020.
Saat itu, begitu ada gejala pada mahasiswa tersebut dilakukan penanganan Covid-19 dimana langsung dilakukan penanganan.
"Kita periksa dan kita lakukan isolasi sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona dan kirim tes swab," kata Jamal.
Kemudian, hasil tes swab keluar pada 12 April 2020.
Setelah hasil positif keluar langsung dilaporkan pada Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.
"Saat ini kondisi pasien positif sudah membaik," kata dia. (*)