Aksi Solidaritas Ojol
Aksi Solidaritas Affan Kurniawan, Ribuan Driver Ojol Solo Datangi Mako Brimob, Sempat Ada Ketegangan
Ribuan pengemudi ojol di Kota Solo menggelar aksi solidaritas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas dilindas mobil rantis
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Solo menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas setelah dilindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) di Jakarta.
Aksi dimulai pukul 13.00 WIB, saat para driver ojol berkumpul di Plaza Stadion Manahan Solo.
Dari titik kumpul tersebut, mereka melakukan konvoi berjalan kaki menuju Mako Batalyon C Satbrimob Polda Jawa Tengah di Jalan Adi Sucipto, yang berjarak sekitar 400 meter.
Setibanya di lokasi, para peserta aksi telah dinanti oleh aparat kepolisian dari Polresta Solo dan Brimob Batalyon C.
Suasana berlangsung damai saat para driver diterima masuk ke halaman depan Mako Brimob.

Dalam momen tersebut, para pengemudi ojol dan aparat kepolisian bersama-sama menggelar salat ghaib untuk mendiang Affan Kurniawan.
Salat dipimpin oleh salah satu anggota Brimob Solo dan diikuti oleh jajaran petinggi.
Usai salat, para driver menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak kepolisian.
Salah satu perwakilan ojol meminta agar kasus kematian Affan Kurniawan diusut tuntas.
Ketegangan sempat terjadi ketika sejumlah driver ojol yang berada di luar Mako Brimob berteriak dan mendorong pagar sisi timur hingga roboh.
Namun, situasi berhasil diredam setelah rekan-rekan sesama ojol menenangkan mereka.
Hingga berita ini ditulis, ribuan driver ojol masih berada di depan Mako Batalyon C Satbrimob Polda Jateng di kawasan Manahan, Solo.
Baca juga: Pelaku Penusukan Driver Ojol di Sukoharjo Masih Di Bawah Umur, Unit PPA Polres Upayakan Mediasi
Affan Kurniawan adalah seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun yang meninggal dunia pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Saat itu, Affan sedang mengantar pesanan makanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI.
Ketika kericuhan terjadi dan aparat mulai membubarkan massa, sebuah kendaraan barracuda melaju cepat di tengah kerumunan dan menabrak dua pengemudi ojol—Affan dan Moh Umar Amarudin.
Affan tewas di tempat, sementara Umar mengalami luka serius.
(*)
Technopark Batal Jadi Kelas Sementara, Bagaimana Nasib Calon Siswa Sragen Pendaftar Sekolah Rakyat? |
![]() |
---|
Haru Bupati Hamenang Hadiri Jambore Pramuka Anak Berkebutuhan Khusus, Bawa Semangat Klaten Inklusif |
![]() |
---|
Ajang MTA 2025: CEO Tribun Network Dahlan Dahi Dinobatkan sebagai Tokoh Media Berpengaruh |
![]() |
---|
Sosok Mbah Dirjo, Warga Ngemplak Tewas Terjatuh saat Pasang Atap di Solo, Usia 88 Tahun Masih Nukang |
![]() |
---|
Pindah Buku Semudah Potong Kuku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.