Virus Corona
Malaysia Perpanjang Lockdown, Begini Cara Sahur Hari Pertama Puasa WNI di Malaysia
Seluruh umat muslim di dunia kini telah bersama-sama menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM - Hari ini bulan suci Ramadhan memasuki hari pertama untuk berpuasa, Jumat (24/4/2020).
Seluruh umat muslim di dunia kini telah bersama-sama menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.
• Achmad Purnomo Nyatakan Mundur, Putra Jokowi Gibran Bakal Jadi Calon Tunggal PDIP di Pilkada Solo?
Namun bagi sebagian besar masyarakat momen Ramadhan kali ini tentu berbeda dari biasanya.
Kini masyarakat masih harus bersama-sama melawan pandemi corona seperti sekarang ini.
Seperti halnya yang dialami negara tetangga Malaysia.
Hampir sama dengan pencegahan di Indonesia namun negara ini menerapkan sisten 'lockdown' bagi negaranya.
Dilansir dari tayangan youtube Kompas TV, momen berbeda dialami salah satu mahasiswa asal Indonesia Afran Ramadhan yang kuliah di University Of Malaya.
Pria yang tinggal di Petailing Jaya ini menjelaskan jika kini di Malaysia memperpanjang lockdown menjadi 12 Mei 2020 yang sebelumnya hanya sampai 28 April 2020.
Diketahui perpanjangan ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.
Menurut Afran untuk bahan makanan di sana masih tidak ada penutupan untuk membeli bahan makanan.
"Untuk logistik makanan pemerintah Malaysia menjamin tidak ada penutupan untuk supermarket, kedai makanan dan pasar tidak ada penutupan" ujarnya.
Pada hari pertama sahur Afran menjelaskan jika sebagian banyak warga Malaysia memilih untuk membeli bahan mentah yang kemudian dimasak sendiri di rumah.
Hal ini dikarenakan untuk kedai makanan hanya dibuka di pagi hari hingga petang.
• Kemenhub Stop Pesawat Komersial, Sopir Taksi Bandara di Solo Menangis : Jual Sepeda Anak untuk Makan
Menurutnya aturan lockdown ini pun sangat ketat hingga pernah ada yang melanggar dan dikenakan denda.
"Untuk mobil hanya bisa maksimal 2 orang didalamnya, kemudian patroli dari polisi dan tentara dilakukan menggunakan mobil dan motor''.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/afran-ramadhan-wni-kini-di-malaysia.jpg)