Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Persis Solo

Pemain Persis Solo Gufroni Jalani Puasa Ramadhan: Ada yang Kurang, Ibu Masih Merantau di Arab Saudi

"Harusnya tahun ini jadwalnya pulang, di bulan Mei harusnya, tapi karena ada musibah seperti ini tidak tahu kapan akan pulang," ungkapnya.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM/ILHAM OKTAFIAN
Pemain Persis Solo saat latihan di Lapangan Dohohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Pemain Persis Solo Gufroni Al Ma'ruf merasakan Ramadhan yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Tahun ini, ia merasa sedih sebab ada yang kurang saat berbuka puasa dan sahur.

Ramadhan tahun ini, Gufroni tak ditemani sosok ibu dalam keluarga, hal tersebutlah yang membuatnya sedih dan merasa kurang.

Rahasia Taiwan Minim Kasus Corona Meski Tanpa Lockdown : Bisakah Diterapkan di Indonesia?

Nakes Sukoharjo Sembuh dari Corona Kini Bersama Keluarga, Lakukan Karantina 14 Hari di Rumah

"Alhamdulillah puasa pertama lancar," kata Gufroni saat dihubungi TribunSolo.com Minggu (26/4/2020).

"Meski agak sedih sih awal puasa tahun ini gak ada ibu dirumah," ungkapnya.

Pada kesempatan berpuasa tahun ini, ia hanya ditemani bapak dan adiknya, ibu Gufroni sedang merantau ke negeri orang di Arab Saudi.

"Dirumah cuma aku, bapak sama adik aja, Ibuk di negeri orang, sedih sih sebenarnya," pungkasnya.

Ia tak merasakan kehadiran Ibu sudah 7 tahun lamanya, tentu bukan waktu yang sebentar untuk seorang anak seperti Gufroni kuat menahan rindu dengan orang tua.

Yang lebih menyedihkannya lagi, sedianya tahun ini Ibunda Gufroni pulang ke kampung halaman, namun karena keadaan pandemi global corona, membuat kesempatan bertemu dengan ibunya harus diundur lagi.

"Sudah lama sekali tidak ketemu Ibu," kata Gufroni.

"Harusnya tahun ini jadwalnya pulang, di bulan Mei harusnya, tapi karena ada musibah seperti ini tidak tahu kapan akan pulang," ungkapnya.

Untuk mengobati kerinduan selama 7 tahun itu, Gufroni rutin untuk melakukan kontak telepon maupun video call dengan sang ibu.

Terlebih di tahun ini ia dan ibunya tidak bisa berlebaran bersama lagi.

"Biasanya untuk mengobati kangen, video call dengan ibu," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved