Soal Fenomena Munculnya Banyak Cacing Keluar dari Tanah di Tabanan Bali, Begini Kata Ahli

Munculnya banyak cacing dari dalam tanah sempat menggegerkan warga Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, Rabu (29/4/2020) pagi.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
KOMPAS.COM/ISTIMEWA
Fenomena munculnya banyak cacing dari dalam tanah di Tabanan, Bali. 

TRIBUNSOLO.COM - Munculnya banyak cacing dari dalam tanah sempat menggegerkan warga Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, Rabu (29/4/2020) pagi.

Ahli menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan kenapa cacing tanah keluar dari habitatnya.

Dosen Laboratorium Biologi Tanah, Konsentrasi Tanah dan Lingkungan dari Fakulitas Pertanian Universitas Udayana Ni Luh Kartini mengatakan, keluarnya cacing dari dalam tanah itu sebagai indikator kalau lingkungan lahan tersebut bermasalah.

Warga Tabanan Bali Digegerkan dengan Munculnya Banyak Cacing, Mirip Fenomena di Pasar Gede Solo

 

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Kartini menuturkan, kemungkinan yang menyebabkan cacing keluar dari tanah yakni penggunaan pestisida, herbisida, dan pupuk kimia berlebihan secara terus menerus.

Sehingga, pemakaian tersebut membuat kondisi atau kandungan dalam tanah melebihi ambang batas.

Kemungkinan berikutnya yakni ada peningkatan suhu tanah secara tiba-tiba sehingga cacing tanah tidak bisa menyesuaikan diri.

Lalu, kemungkinan ketiga adanya genangan air tanah.

Ganjar Pranowo Imbau Masyarakat di Jateng Gencarkan Patroli dan Ronda Malam selama Pandemi Corona

"Kalau cacing tanah keluar dari sarangnya yaitu tanah dan sampai menantang sinar matahari ini terjadi karena ekologi sudah tidak cocok untuk hidup cacing tanah," kata doktor di bidang cacing tanah dan pupuk hayati mikoriza tahun 1997 di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran ini, saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Ia mengatakan, cacing tanah biasanya berada pada tiga bagian tanah yaitu permukaan, tengah dan dalam.

Ada beberapa jenis cacing tanah yang bisa membuat lubang sehingga bisa hidup di permukaan tanah dan juga hidup di kedalaman tanah.

Cacing tanah dalam kondisi yang nyaman pasti tinggal di kedalaman.

Pemuda di Semarang Aniaya Kakak Kandung Perempuannya Gara-gara Tak Diberi Uang untuk Modal Nikah

Mereka tidak akan muncul ke permukaan tanah pada siang hari karena sangat takut dengan sinar matahari.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, dibuat geger dengan kemunculan cacing dalam jumlah banyak, Rabu (29/4/2020) pagi.

I Putu Paramarta, warga Desa Tua yang melihat langsung kejadian itu menjelaskan, cacing-cacing tersebut terus keluar dari dalam tanah dalam jumlah yang banyak di halaman rumahnya, sekitar pukul 06.00 Wita.

Namun, kemunculan cacing tak berlangsung lama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved