Breaking News:

Romahurmuziy Bebas, Wasekjen PPP: Atas Nama Hukum Memang Harus Dibebaskan

Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi menanggapi soal bebasnya mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy meninggalkan ruang sidang setelah membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). Romy didakwa akibat dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi menanggapi soal bebasnya mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

"PPP melihat ini hal yang normal saja dalam proses hukum, tentu itu menjadi berkah ramadan bagi pak Romi bisa berkumpul dengan keluarga," kata pria yang akrab disapa Awiek ini kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, PPP, kata Awiek, menilai berbicara putusan Pengadilan Tinggi (PT) sudah seharusnya Romy dibebaskan.

Tak Hanya Dilarang Mudik, ASN Juga Dilarang Ajukan Cuti selama Pandemi Corona

"Apalagi ada perintah dari Mahkamah Agung kepada PT, bahwa masa tahanan terdakwa sudah sama dengan vonis. Maka atas nama hukum (memang) harus dibebaskan. Soal ada upaya hukum kasasi itu tak menghilangkan hak terdakwa," ucapnya.

Terkait apakah Rommy akan kembali memimpin partai berlambang Kakbah itu, Awiek mengatakan belum bisa memastikan hal tersebut.

Mengingat, saat ini PPP masih dipimpin oleh pelaksana tugas yang dijabat Suharso Monoarfa.

Diduga Tertular Anggota Keluarga, 2 Anak di Sukoharjo Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Kalau itu masih belum bisa dibicarakan. Karena beliau masih fokus pada proses kasasi yang sedang dihadapi," ujarnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romy resmi menghirup udara bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) K4 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (29/4/2020) malam.

Romy bebas dari Rutan K4 KPK dengan dijemput oleh kuasa hukumnya, Maqdir Ismail, dan staf pribadi Romy.

Respons Sri Mulyani Soal Hebohnya Konspirasi Virus Corona di Masyarakat: Sangat Disesalkan!

Romy keluar dari Rutan KPK pada pukul 21.30 WIB menggunakan baju koko berwarna putih.

Romy selanjutnya akan pulang ke kediamannya di Condet, Jakarta Timur untuk bertemu dengan keluarganya yang sudah menanti.

"Ini adalah berkah bulan Ramadan bagi saya, yang patut saya syukuri kembali bersama keluarga," ucap Romy di Rutan K4 KPK.

Bebasnya Romy merupakan tindak lanjut dari putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta pada Senin (20/4/2020) yang mengabulkan banding yang diajukan Romy.

Nekat Mudik, ASN akan Kena Sanksi Tegas, Sanksi Terberat Dipecat

Sehingga, hukuman Romi dipotong 1 tahun dari putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pengadilan Tipikor Jakarta sendiri menghukum Romi dengan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Romy pada Senin (20/1/2020) kemarin.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) setelah adanya putusan PT DKI Jakarta pada Senin (27/4/2020) kemarin. (Chaerul Umam)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul " Wasekjen PPP: Atas Nama Hukum Romahurmuziy Memang Harus Dibebaskan"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved