Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Virus Corona

Update Corona Jateng 3 Mei 2020, Jumlah Pasien Sembuh Terus Bertambah

Update kasus virus Covid-19 atau Corona di Jawa Tengah hari ini, Sabtu 3 Mei 2020 update terbaru pukul 09.38 WIB.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Update Corona di Indonesia hari ini. 

TRIBUNSOLO.COM - Update kasus virus Covid-19 atau Corona di Jawa Tengah hari ini, Sabtu 2 Mei 2020 update terbaru pukul 09.38 WIB.

Pemerintah Jawa Tengah merilis data jumlah kasus dan juga peta penyebaran virus Corona di laman corona.jatengprov.go.id .

Selain bisa mengakses jumlah kasus yang terkonfirmasi, masyarakat juga bisa melihat kasus positif, PDP dan ODP di sekitar tempat tinggal.

Ditengah Pandemi, Inilah 4 Artis yang Umumkan Kabar Terbaru Soal Kehamilannya

Di laman ini juga tersedia daftar rumah sakit rujukan penanganan Corona yang ada di seluruh Jawa Tengah.

Serta data jumlah pasien yang dirawat di rumah skait tersebut.

Pasien positif bertambah menjadi 768 kasus.

Pasien sembuh bertambah 11 orang, dari 125 menjadi 136 kasus.

Kasus kematian belum ada penambahan, masih di angka 73.

Pasien positif yang dirawat ada 559 kasus.

Mengenal Penyebab Paru-paru Terendam atau Badai Sitokin Akibat Corona, Reaksi Tubuh yang Mematikan

Sedangkan PDP atau Pasien Dalam Perawatan menurun menjadi 939 kasus dan ODP menjadi 30.349 kasus.

559 kasus positif tersebut dirawat di rumah sakit yang telah ditunjuk Pemprov untuk menangani Corona.

Data tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran virus corona, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengagas gerakan pola hidup baru, yakni hidup bersama Covid-19.

Gerakan ini pun telah disampaikan ke bupati dan wali kota di Jateng agar bisa bersama-sama bertindak.

"Mengingat angka-angka Covid-19 masih dinamis, maka kita harus dorong pola hidup baru.

Mulai sekarang kami buat 'Hidup Bersama Covid-19'.

Move on yuk.

Kita harus merubah pola hidup baru," kata Ganjar, Selasa (28/4/2020).

Sejumlah aspek kehidupan sosial diharuskan berubah sejalan pola hidup sehat agar terhindar dari corona.

Antara lain, masyarakat harus jaga jarak, kalau tidak bisa didenda oleh negara, selalu pakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun.

Misalkan tidak ada air mengalir, bisa pakai disinfektan yang siap sedia di kantong masing-masing.

"Sehingga, dalam sistem sosial ekonomi kita berubah menjadi gaya atau pola hidup baru," jelasnya.

Kemudian, aspek sosial lain yang harus diperhatikan di antaranya kerumunan dibatasi maksimal empat orang dan harus berjarak.

Lalu, sistem antri dibuatkan garis dan titik dengan jarak. Begitu juga dengan sistem transportasi yakni harus longgar.

Begitu juga di pasar, pabrik, kantor harus ada protokol ketat untuk jaga jarak.

Aktivitas tersebut bisa dilakukan dengan terus menerus yang akhirnya menjadi kebiasaan atau gaya hidup.

"Hal itu bisa dilakukan agar kehidupan menjadi lebih mendekati normal. Ini tidak mudah tapi kita harus cari inovasi terus," ujarnya.

Soal keamanan di Jateng di tengah pandemi ini, Ganjar menyebut ada ekses dengan meningkatnya angka kriminalitas.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga tempat tinggal dengan menghidupkan ronda atau berpatroli malam.

"Kekuatan nilai-nilai kultural harus dibangkitkan lagi. Tepo sliro, gotong royong, tidak berebut," ucap orang nomor satu di Jateng ini.

Terkait ketahanan pangan di desa, ia minta seluruh bantuan masyarakat yang beragam sebaiknya dikumpulkan dalam satu tempat di lumbung pangan tingkat RT/RW atau kelurahan/desa.

Itu dilakukan supaya untuk mengurangi ekses sosial. Tidak hanya bantuan dari pemerintah tapi juga dari nonpemerintah, Baznas, CSR, donasi dan lain-lain. (Like Adelia) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Update Corona Jateng Sabtu 2 Mei, Angka Sembuh Terus Bertambah"

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved