Breaking News:

Berita Solo Terbaru

3 Hari Tak Keluar Rumah, Warga Danukusuman Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Evakuasi APD Lengkap

Seorang warga Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, KB (72) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Brigjen Sudiarto No 58.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Kondisi rumah almarhum di wilayah Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Sabtu (9/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang warga Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, KB (72) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Brigjen Sudiarto No 58.

Ia diketahui meninggal dunia setelah seorang saudaranya yang hendak mengantarkan uang mingguan dan tetangganya, Nyoto mencoba memanggilnya.

Namun, almarhum tidak meresponsmeski pintu rumahnya juga telah diketuk mereka.

Soal Larangan Mudik, Pengamat: Jika Melarang Mudik maka Berikan Jaminan Hidup di Perantauan

"Tadi malam habis salat tarawih, saya keluar, tiga hari kok tidak pernah keluar, terus ada saudara almarhum yang menjenguk," tutur Nyoto kepada TribunSolo.com, Sabtu (9/5/2020).

"Pintunya diketuk tidak ada jawaban, kami coba melihat kondisinya dari celah pintu, setelah melihat kondisinya saya yakin sudah meninggal dunia," imbuhnya membeberkan.

Mendobrak pintu menjadi hal pertama yang terlintas guna memastikan kondisi almarhum.

Tunggu KPU soal Pilkada Solo 2020, Rudy: Masih Belum Bisa Dipastikan Jadwalnya

"Itu diurungkan, kalau didobrak nanti urusannya sama polisi, akhirnya kami lapor ke Pak RT, terus pak RT menelepon polisi," ujar Nyoto.

"Terus sekira pukul 23.00 WIB, jenazah dibawa tim forensik, setelahnya saya kurang tahu," tambahnya.

Petugas yang mengevakuasi jenazah almarhum mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Petugas pakai APD lengkap, kayak petugas saat menangani Corona, tapi almarhum tidak terpapar Corona, almarhum punya penyakit yang telah lama diidapnya," jelas Nyoto.

Sebelum Meninggal Dunia, Didi Kempot Sempat Ingin Pasang Samsak Tinju di Rumahnya

"Almarhum sudah sakit lama kurang lebih empat bulan, setiap makan jatuh, sampai yang punya rumah makan takut, terus menelpon saya untuk bantu antar pulang," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved