Solo KLB Corona
Perempuan 20 Tahun Asal Klaten Positif Corona, Diduga Tertular Dari Keluarga
"Hari ini terdapat penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten," ungkap Cahyono, Sabtu (16/5/2020).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Seorang perempuan berusia 20 tahun warga Kecamatan Karanganom, Klaten dinyatakan positif corona, Sabtu (16/5/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo mengatakan, memang benar ada penambahan satu pasien corona baru di Klaten.
"Hari ini terdapat penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten," ungkap Cahyono, Sabtu (16/5/2020).
• Sekolah Diliburkan, Konsultasi Kehamilan Pelajar SMP-SMA Jepang Meningkat 2 Kali Lipat
• Nikmati Promo Paket Internet Telkomsel Murah 10 GB Mulai Rp 10 Ribu, Simak Cara Aktivasinya
Cahyono menjelaskan, penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Karanganom.
"Satu orang positif asal Kecamatan Karanganom berinisial HHM, seorang perempuan, berusia 20 tahun," terang Cahyono.
Cahyono mengatakan pasien HHM sedang menjalani perawatan di RSD Bagas Waras.
"Saat ini, pasien dalam kondisi baik," kata Cahyono.
Cahyo menduga pasien HHM terpapar dari salah anggota keluarga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.
Ia mengaku segera melakukan rapid test setelah hasil tracing selesai.
“Saat ini, kami telah melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien dan akan segera dilakukan rapid test.” ujar Cahyono.
Cahyono menghimbau untuk tim Gugus Tugas RT/RW Kabupaten Klaten lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten.
"Bagi warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah masing-masing," tandasnnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/update-corona-di-indonesia-hari-ini.jpg)