Booming Drakor The World of the Married, Psikolog UNS Ingatkan Bahayanya Rusak Kehidupan Pernikahan

Booming Drakor The World of the Married, Psikolog UNS Ingatkan Bahayanya Rusak Kehidupan Pernikahan

Instagram @jtbcdrama
Simak sinopsis The World of the Married episode 11 tayang Jumat, 1 Mei 2020, besok. Hati-hati spoiler! 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Drama Korea (Drakor) The World of the Married sedang booming di Indonesia.

Drakor ini menceritakan kehidupan pernikahan yang tengah digoda oleh kehadiran orang ketiga.

Sinopsis The World of the Married Episode 8, Tayang Malam Ini Pukul 19.15 WIB, di Trans TV

Rating The World of The Married yang Ditayangkan Trans TV, Mampu Bersaing dengan Sinetron Tanah Air?

Drama ini disebut-sebut membuat banyak penonton wanita baper, hingga akhirnya terbawa ke kehidupan sebenarnya.

Lantas, bagaimana pengaruhnya pada penonton yang sudah berumah tangga?

Psikolog yang juga Dosen Psikologi UNS Moh Abdul Hakim mengatakan, drama ini begitu terkenal di Indonesia terutama keluarga muda lantaran cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Artinya isu soal pelakor atau orang ketiga sudah menjadi seperti hantu bagi sebagian besar keluarga Indonesia," papar Hakim, Kamis (21/5/2020).

Apalagi soal pelakor atau orang ketiga ini masih tabu untuk dibicarakan secara umum di masyarakat.

Sehingga ketika ada drama seperti ini hadir bisa menjadi pelampiasan pada pasangan yang curiga pada suami atau istri mereka.

"Menjadi semacam pelampiasan selama ini punya kecurigaan ada orang ketiga," kata Hakim, Kamis (21/5/2020).

"Nah karena tidak punya alasan untuk melabrak orang yang dicurigai, jadi labrak aja yang yang ada di drama Korea itu," jelas dia.

Namun, populernya Drama Korea The World of the Married menggambarkan situasi keluarga di Indonesia sekarang ini.

"Apakah dampaknya itu memperburuk rumah tangga? saya pikir dalam taraf tertentu itu bisa meningkatkan rasa saling curiga orang menjadi lebih sensitif dengan pelakor," kata Hakim.

Apalagi isu soal pelakor ini sudah muncul di pemberitaan selebriti dan perfilman sejak 3 tahun belakangan.

"Hubungan antara drama Korea dan kehidupan nyata itu saling timbal balik," papar dia.

"Mengapa drama ini populer karena cerita yang diangkat itu juga dihadapi oleh sebagian besar masyarakat," jelasnya.

Bahayanya, ketika pasangan ini menjadikan drama ini sebagai panduan langkah bila menghadapi situasi serupa.

Mereka tidak mencari rujukan yang rasional seperti dari sisi agama, ilmiah tentang persoalan yang ada namun dari cerita fiksi.

"Drama ini dapat mendorong emosional seseorang," jelas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved