Solo KLB Corona
Ganjar Pertanyakan Keputusan Perbolehkan Salat Id, Bupati Karanganyar : Saya Bertanggung Jawab
Bupati Karanganyar, Juliyatmono angkat bicara terkait kabar dirinya mendapat pesan WhatsApp dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono angkat bicara terkait kabar dirinya mendapat pesan WhatsApp dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait kebijakannya memperbolehkan warganya melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di tempat umum.
Juliyatmono membenarkan dirinya mendapat WA dari orang nomor satu di Jawa Tengah itu.
"Benar, WA tersebut," kata Juliatmono, Kamis (21/5/2020).
Juliyatmono menjelaskan, dalam pesan yang dikirimkan, Ganjar menanyakan soal berita dirinya mengizinkan salat Idul Fitri 2020 di tanah lapang dan Masjid.
• Beredar Foto Petugas Ber-APD dengan ‘Pesan Khusus’ Untuk Masyarakat, Ini Penjelasan RS Dr Moewardi
• Update Corona di Indonesia 21 Mei: Terjadi Peningkatan Tertinggi 973 Kasus, Kini Total Capai 20.162
Ia pun membalas pesan Ganjar denga menjawab betul ada kebijakan tersebut.
Juliyatmono memastikan siap atas konsekuensi dari kebijakan yang dia terapkan tersebut.
"Saya balas betul Pak Gub saya bertanggung jawab," kata dia.
Bahkan, dalam pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H di alun-alun Kabupaten Karangannyar imam dan khatib langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar Juliatmono.
Salat Idul Fitri rencana digelar pukul 06.00 WIB pada Minggu (24/5/2020) nanti.
Dalam edaran yang ada, peserta diingatkan untuk membawa sajadah sendiri, memakai masker, jaga jarak shofnya, selesai langsung kembali ke rumah masing - masing.
"Hindari kerumunan dan Salaman," papar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/poster-salat-id.jpg)