Solo KLB Corona

The New Normal, Potensi Adanya Uji Rapid Test Massal, Gugus Tugas Sukoharjo Pun Siapkan 5 Ribu Alat

Adapun Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah melakukan sejumlah uji rapid test dengan peruntukkan warga yang diduga pernah kontak erat dengan pasien.

(Shutterstock)
Ilustrasi positif virus Corona. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jury Bicara Gugus Tugas Percepatan Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati tidak menutup kemungkinan penerapan 'The New Normal' berpotensi membuat uji rapid test dilakukan secara massal.

Adapun Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah melakukan sejumlah uji rapid test dengan peruntukkan warga yang diduga pernah kontak erat dengan pasien positif Corona.

"Tidak menutup kemungkinan, apabila betul-betul kehidupan the new normal terwujud di sekitar kita, maka pemeriksaan secara masif dalam rangka deteksi dini dibutuhkan," kata Yunia kepada TribunSolo.com, Rabu (20/5/2020).

"Kita bisa memilah pada saat itu bila ditemukan yang reaktif, maka harus diberikan tata laksana yang sesuai," imbuhnya membeberkan.

Penerapan The New Normal, Gugus Tugas Sukoharjo : Yang Diharapkan Herd Imunity

Tak Ingin Ada Konflik, Pemdes Pengkol Seleksi Data Penerima BLT-DD, Penjual HIK Pun Dapat

Yunia menuturkan ada setidaknya 6 dari 12 Kecamatan yang saat ini telah dikategorikan sebagai zona merah di Kabupaten Sukoharjo.

Diantaranya, Kecamatan Kartasura, Baki, Grogol, Mojolaban, Nguter, dan Bendosari.

"Dilihat lagi, wilayah-wilayah ini sebagai wilayah yang kompleks, karena ada pusat-pusat ekonomi, wilayah-wilayah pendatang, dan berada di perbatasan," tutur dia.

"Lalu di sana juga wilayah yang kebanyakan penduduknya perantau, potensi kasus lebih besar bisa terjadi di sana," tambahnya.

Yunia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo saat ini mengupayakan penyediaan ribuan uji rapid test.

"Sampai saat ini, untuk tahap pertama kami sudah menerima sekitar 168 alat, kemudian tahap kedua 500 alat, dan ketiga 1.000 alat," ungkap dia.

"Kami masih menyiapkan 5 ribu alat test lagi," pungkasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved