Virus Corona
Pesan Khusus Prabowo Subianto Bagi Pejuang Covid-19 di Hari Idul Fitri: Teruslah Bersemangat
Berbeda dengan tahun sebelumnya perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini masyarakat harus menghadapi pandemi corona.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM - Hari lebaran menjadi sebuah momen yang paling ditunggu masyarakat.
Berbeda dengan tahun sebelumnya perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini masyarakat harus menghadapi pandemi corona.
• Update Corona Indonesia 24 Mei: Bertambah 526 Kasus, Kini Total 22.271 Pasien Positif, 5.402 Sembuh
Dengan adanya pandemi ini banyak tenaga medis yang merelakan hari lebaranya untuk melayani masyarakat.
Dikutip dari Kompas TV, dengan adanya pandemi ini Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan penghormatan bagi mereka yang masih berjuang melawan pandemi Covid-19 di tengah perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah.
"Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi suka cita saya, penghormatan saya kepada mereka yang berjuang di garda terdepan, dalam penanganan Covid-19. Teruslah bersemangat, kami semua selalu mendoakan dan mendukung kalian. Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kalian," tulis Prabowo dikutip dari akun Facebook-nya, Minggu (24/5/2020).
Prabowo mengatakan, pandemi Covid-19 membuat suasana Lebaran tahun ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya.
Masyarakat tidak dapat merayakan Lebaran seperti biasa, seperti tidak dapat berziarah hingga berkunjung ke rumah sanak saudara.
Hal itu dikarenakan setiap orang harus saling menjaga jarak.
"Tapi saya berharap, kita tetap menyambut datangnya hari kemenangan ini dengan penuh sukacita. Kita merayakan datangnya hari suci ini dengan penuh rasa khidmat," kata Prabowo.
Pemerintah Apresiasi Tenaga Medis Tetap Kerja Saat Lebaran.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengaku, telah bertemu dengan tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.
Ia menyebut, seluruh tenaga medis di sana telah memahami bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini akan berbeda karena tak bisa merayakan bersama keluarga.
• Inilah 6 Amalan Sunah Sebelum Sholat Idul Fitri, Mengumandangkan Takbir hingga Memotong Kuku
"Kami sempat diskusi dan mereka menyadari harus Lebaran tidak dengan keluarga. Bahwa harus Idul Fitri tidak seperti biasanya. Mereka menyadari sepenuhnya," kata Yuri dalam keterangannya di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).
Namun yang sulit justru meyakinkan para anggota keluarganya bahwa para tenaga medis tidak bisa merayakan Lebaran di rumah tahun ini.
"Tantangan yang berat bagaimana meyakinkan keluarga di rumah bahwa Lebaran hari ini tidak bersama orangtuanya, ibunya, suami, istri, anaknya," ujar Yuri.