Provinsi Jateng Belum Menerapkan New Normal dalam Waktu Dekat, Ganjar: Sekarang Kita Latihan Dulu

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Provinsi Jawa Tengah belum menerapkan konsep new normal atau normal yang baru dalam waktu dekat.

TRIBUN JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengenakan masker saat melakukan sidak di ruang isolasi RS Moewardi Surakarta, Rabu (4/3/2020), terkait kesiapan mengantisipasi situasi terburuk menghadapi virus corona. 

TRIBUNSOLO.COM -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Provinsi Jawa Tengah belum menerapkan konsep new normal atau normal yang baru dalam waktu dekat.

Penerapan konsep new normal baru bisa dilakukan jika grafik kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah turun signifikan.

"Grafiknya harus turun dulu. Kalau sudah mulai turun ekstrem sampai hampir menyentuh batas bawah, nah itu normal baru bisa. Sekarang kita latihan dulu," kata Ganjar di Puri Gedeh, Selasa (26/5/2020).

Promo Spesial Yoshinoya: Dapatkan Diskon hingga Rp 50 Ribu Khusus Pemesanan via GoFood

Sukses Jadi Artis, Inilah Cita-cita Raffi Ahmad Semasa Kecil, Jauh dari Dunia Hiburan

Kendati demikian, Ganjar menginstruksikan seluruh perkantoran Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan penataan menuju penerapan normal baru.

Penataan di area kantor pemerintahan tersebut mulai dilakukan pada Selasa (26/5/2020).

"Ketentuan dari Menteri Kesehatan sudah disampaikan. Seluruh Kepala Daerah sudah mendapatkan itu. Tinggal menerapkan di daerah masing-masing. Jadi yang layanan umum mesti mengikuti protokol kesehatan, biasanya yang berhubungan dengan masyarakat langsung ada tabir pembatasnya. Yang back office mereka kita minta untuk mengatur jaraknya agar tidak terlalu dekat," ujar Ganjar.

Ganjar juga menginstrusikan seluruh instansi swasta seperti pasar, supermarket, dan pabrik, melakukan penyesuaian sesuai protokol kesehatan.

Ganjar menyebut, pihak swasta telah banyak melakukan percobaan penerapan new normal, seperti mengatur jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan.

"Di Kudus kemarin sudah ada yang menerapkan, maka beberapa pabrik juga kita minta untuk melakukan itu agar bisa ditiru. Pasar-pasar di Salatiga juga telah lebih dulu," katanya.

Menurut Ganjar, formula penerapan new normal yang tepat bisa ditemukan jika masyarakat telah mengetahui konsep tersebut.

Khusus untuk supermarket, Ganjar telah menginstruksikan agar bupati dan wali kota lebih ketat menerapkan aturan protokol kesehatan.

Ganjar menyebut saat ini telah memasuki masa-masa kritis, terutama saat Ramadhan dan Lebaran kemarin dengan banyaknya masyarakat yang belanja.

Sederet Makanan yang Dapat Mempercepat Penuaan Dini, Ada Daging Olahan hingga Kentang Goreng

Live Streaming Dortmund vs Bayern Munchen Bundesliga Malam Ini di Mola TV, Bisa Diakses Gratis

"Kita sudah minta kalau tidak bisa taat tutup. Mudah-mudahan pasca-Lebaran ini sudah agak reda sehingga bisa diatur lagi. Kita minta pengusaha tolong semuanya diatur dengan baik," tandasnya.

Ganjar mengatakan agar seluruh daerah menerjunkan seluruh potensi penegak aturan dan pengawasan, seperti Satpol PP dan Satpam. Masyarakat juga diminta berperan aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan

(Riska Farasonalia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jateng Belum Terapkan New Normal, Ganjar: Sekarang Kita Latihan Dulu"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved