Solo KLB Corona

Wali Kota Solo Rudy Pastikan New Normal 8 Juni Tapi KLB Tak Dicabut, Ini Sanksi Bagi yang Melanggar

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tengah ancang-ancang menerapkan new normal pada 8 Juni 2020.

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Sabtu (30/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tengah ancang-ancang menerapkan new normal pada 8 Juni 2020.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan pihaknya akan membahas persiapan penerapan tersebut, Selasa (2/5/2020).

Peraturan wali kota (Perwali) beserta sejumlah saksinya turut dikaji dalam pembahasan tersebut.

"Persiapan new normal tanggal 7 Juni, 8 Juni dilakukan," tutur Rudy, Sabtu (30/5/2020).

Sopir Angkutan Bogor-Cianjur Diminta Istirahat dan Turun di Check Point Puncak, Suhu Tubuh Tinggi

Habis Pedagang, Pemkot Solo Bakal Sasar Ibu Hamil, 2 Minggu Sebelum Persalinan Jalani Rapid Test

"Selasa baru dibahas bersama-sama," imbuhnya membeberkan.

Rudy menjelaskan sanksi yang dipersiapkan dalam Perwali tidak akan melampaui peraturan-peraturan daerah yang telah berlaku.

"Sanksinya tak melampaui Peraturan Daerah, umpamanya pedagang yang melanggar, ada penutupan selama 3 hari atau 14 hari," jelas dia.

"Tidak, sampai ke pencabutan SHP, umpamanya," tambahnya.

Rudy menegaskan status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sementara diperpanjang hingga 7 Juni, tidak akan dicabut meski new normal diterapkan.

"Belum, new normal tetap menerapkan protokoler kesehatan, kalau KLB dicabut itu kondisi sudah normal sekali," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved